Pantau - Gunung Marapi di Provinsi Sumatera Barat kembali mengalami erupsi pada Sabtu (30/5/2026) pagi dengan melontarkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 2.000 meter di atas puncak gunung.
Erupsi Terekam pada Pagi HariBadan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan aktivitas vulkanik tersebut terjadi pada pukul 08.42 WIB.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi Lana Saria mengatakan kolom abu yang keluar dari kawah teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal.
"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi sementara ini satu menit 25 detik," ungkapnya.
Menurut Lana, erupsi dipicu oleh akumulasi energi magma di dalam perut gunung yang menyebabkan semburan abu vulkanik secara mendadak.
Saat laporan disusun, aktivitas erupsi dilaporkan masih berlangsung.
Status Gunung Marapi Masih WaspadaBadan Geologi menyatakan status aktivitas Gunung Marapi masih berada pada Level II atau Waspada.
Sejumlah rekomendasi keselamatan tetap diberlakukan bagi masyarakat dan wisatawan yang berada di sekitar kawasan gunung api tersebut.
Masyarakat, pendaki, maupun wisatawan dilarang memasuki wilayah dalam radius tiga kilometer dari pusat erupsi yang berada di Kawah Verbeek.
Larangan tersebut diberlakukan untuk menghindari potensi bahaya berupa awan panas, lontaran material pijar, maupun aktivitas vulkanik lainnya.
Warga Diminta Waspadai Lahar dan Hujan AbuSelain potensi erupsi, Badan Geologi juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di sekitar lembah, aliran sungai, dan bantaran sungai yang berhulu di Gunung Marapi agar mewaspadai ancaman lahar dingin.
Potensi aliran lahar dapat meningkat terutama saat terjadi hujan di kawasan puncak gunung.
Untuk mengantisipasi dampak hujan abu vulkanik, masyarakat diimbau menggunakan masker guna melindungi saluran pernapasan dari paparan abu.
Warga juga diminta mengamankan sumber air bersih agar tidak terkontaminasi material vulkanik yang dapat membahayakan kesehatan.
Gunung Marapi yang memiliki ketinggian sekitar 4.891 meter di atas permukaan laut merupakan salah satu gunung api paling aktif di Sumatera Barat.




