Polda Riau menyalurkan sapi kurban bantuan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan di Pondok Pesantren Nurul Azhar milik Ustaz Andul Somad (UAS). Penyembelihan hewan dilakukan langsung di Ponpes Nurul Azhar, Jalan Teuku Maharatu, Kota Pekanbaru pagi tadi.
Irwasda Polda Riau Kombes Prabowo Santoso mengatakan, kegiatan kurban ini merupakan bentuk kepedulian sosial Polri sekaligus upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat melalui momentum Iduladha.
"Total hewan kurban yang disalurkan jajaran Polda Riau tahun ini mencapai 195 ekor. Pada hari ketiga Iduladha ini dilakukan penyembelihan terakhir sekitar 50 ekor sapi, termasuk tiga ekor bantuan Bapak Kapolri dan satu ekor bantuan Bapak Kapolda Riau di Pondok Pesantren Nurul Azhar," ujar Prabowo, dalam keterangannya, Sabtu (30/5/2026).
Ia berharap seluruh hewan kurban yang disalurkan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat penerima.
"Mudah-mudahan apa yang sudah kita laksanakan ini diterima dengan baik dan tepat sasaran, sehingga membawa keberkahan bagi semuanya," imbuhnya.
Sebanyak tiga ekor sapi bantuan Kapolri dan satu ekor sapi bantuan Kapolda Riau disembelih langsung di lingkungan pondok pesantren untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga di kawasan pinggiran Kota Pekanbaru. Pelaksanaan penyembelihan tersebut disaksikan langsung Irwasda Polda Riau Kombes Pol Prabowo Santoso bersama sejumlah pejabat utama Polda Riau.
Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Azhar, Muhammad Hanapi, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Kapolri, Kapolda Riau, dan jajaran kepolisian. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti karena daging kurban akan dibagikan kepada masyarakat kurang mampu di wilayah pinggiran Kota Pekanbaru, sejumlah pesantren, hingga lembaga sosial.
"Tahun ini kami mendapat bantuan kurban dari Bapak Kapolri, Bapak Kapolda Riau, dan juga Kapolres Siak. Alhamdulillah seluruhnya telah kami laksanakan penyembelihannya dan hari ini mulai didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan," kata Hanapi.
Ia menjelaskan distribusi daging kurban difokuskan untuk warga kurang mampu, para santri, serta sejumlah pesantren yang membutuhkan uluran bantuan. Hanapi berharap program sosial tersebut dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.
"Tahun lalu sudah dimulai dan tahun ini berlanjut. Kami berharap ke depan jumlah hewan kurban semakin banyak sehingga manfaat yang dirasakan masyarakat juga semakin besar," tuturnya.
(mei/dhn)





