Kebakaran Pabrik Nugget dan Sosis di Tangerang, Polisi Agendakan Periksa Saksi Hari Selasa

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG, KOMPAS.com - Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran yang melanda pabrik nugget dan sosis milik PT Adik Mart/CCK di Desa Telaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Hingga Sabtu (30/5/2026), penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) untuk memastikan penyebab kebakaran yang menghanguskan sebagian area pabrik tersebut.

Humas Polresta Tangerang Ipda Sandro Tree Bahara mengatakan, api di lokasi sudah berhasil dipadamkan. Namun, proses penyelidikan masih terus berlangsung.

Baca juga: Kebakaran Pabrik Nugget dan Sosis di Cikupa Tangerang Diduga akibat Korsleting Listrik

"Masih dalam proses penyelidikan. Rencana hari Selasa kami akan memeriksa para saksi untuk dimintai keterangan," ujar Sandro saat dihubungi Kompas.com, Sabtu.

Menurut dia, selain memeriksa para saksi, penyidik juga menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik yang akan menjadi dasar untuk menentukan penyebab kebakaran.

"Untuk penyebab kebakaran, kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari Puslabfor. Kesimpulan resmi mengenai penyebab terjadinya kebakaran nantinya akan disampaikan berdasarkan hasil analisis dan pemeriksaan dari Puslabfor," kata dia.

Baca juga: Setelah 24 Jam, Kebakaran Pabrik Nugget dan Sosis di Tangerang Akhirnya Padam

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik.

Namun, dugaan tersebut masih bersifat sementara dan belum dapat dipastikan sebelum hasil penyelidikan kepolisian keluar.

"Dugaan sementara penyebabnya konsleting listrik," ujar Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (29/5/2026).

Baca juga: Kebakaran Pabrik Nugget dan Sosis di Tangerang: Belasan Jam Tak Kunjung Padam, Korban Nihil

Kebakaran di pabrik pengolahan makanan tersebut terjadi pada Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 03.01 WIB. Petugas baru berhasil memadamkan api pada Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 03.00 WIB setelah melakukan upaya pemadaman selama hampir 24 jam.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Achmad menjelaskan, proses pemadaman sempat mengalami kendala karena luasnya area yang terbakar dan banyaknya material mudah terbakar yang berada di dalam pabrik.

"Karena luas area yang terbakar dan juga menumpuknya bahan yang terbakar sehingga tim mengalami kesulitan untuk melakukan pemadaman," ujar dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Konsisten Pertahankan Performa, Manhattan Hotel Jakarta Raih Penghargaan
• 17 jam laluokezone.com
thumb
Libur Iduladha, 6.195 Wisatawan Padati Gunung Bromo
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ini Alasan Kemenag Jateng Tak Bisa Tutup Padepokan Padang Ati Pekalongan
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Kondisi Terkini Perbaikan Jalan Amblas di Lenteng Agung Jaksel
• 4 jam laludetik.com
thumb
McLaren Salah Pilih Ban di F1 GP Kanada 2026, Andrea Stella Langsung Angkat Bicara: Tidak Ada Keputusan yang Buruk!
• 19 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.