Suasana serius tampak di gelaran IDX Channel Capital Market Chess Competition 2026 yang berlangsung di Mainhall, Bursa Efek Indonesia, Jakarta (30/5/2026).
IDXChannel - Suasana serius tampak di gelaran IDX Channel Capital Market Chess Competition 2026 yang berlangsung di Mainhall, Bursa Efek Indonesia, Jakarta (30/5/2026).
Para peserta dari lintas institusi dan korporasi ini terlihat terpaku ke papan catur seraya tangan menghentikan jam selepas memulai langkah.
Pada babak kedua, ada tim meraih poin sempurna dan sebaliknya ada yang kalah telak. Seperti perwakilan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) yang berhasil mencuri poin kemenangan dari PT Indofood Sukses Makmur dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) di babak awal.
"Enggak ada strategi bagaimana sekali, ya ngikut alurnya saja," kata Chandra, salah satu bagian tim yang mewakili BCA.
Chandra cukup rutin memainkan catur di waktu senggang. Permainan catur secara daring dipilihnya untuk mengasah ketajaman mengatur strategi.
Lima orang lain perwakilan BCA juga dikatakan Candra cukup intens latihan sebelum melakoni pertandingan ini. Meski tidak pernah berlatih bersama secara luring, tim BCA disebutnya bisa berbicara banyak di arena.
Suasana yang beraura kompetitif di mainhall BEI dinilai Chandra cukup nyaman. Seturut itu, pertandingan yang sengit terasa biasa saja berkat suasana ruangan dan persiapan acara yang dianggap representatif.
"Udah oke banget sih venue, suasana, infrastruktur, orang-orangnya juga jago-jago," kata dia.
Sementara itu, Fajar Kurniawan yang menjadi bagian tim PT United Tractors Tbk (UNTR) cukup mengalami kendala di babak awal. Dia terpaksa membawa hasil minus setelah salah langka. Bidak pion pun habis di momen pertengahan sehingga tidak bisa sampai promosi berganti buah catur lainnya.
Adapun UNTR sempat melakoni laga dengan Kementerian Keuangan di babak awal. Strategi lawan disebut Fajar bisa memprediksi langkah sehingga memancing kesalahan.
"Overall sebenarnya kita sesuai rencana ya, tapi di middle game kita ada miss gitu, beberapa miss move. Jadi ya udah dari situ kita udah yakin kita bakal kalah gitu," ujar Fajar.
"Jadi tadi sempat minus dua tuh sama Kementerian Keuangan. Dari situ waktu juga, waktunya juga pepet kan, waktunya tinggal 2 menit kalau enggak salah. Jadi kita nothing to lose aja, jalan dengan beberapa langkah. Ya saya juga akhirnya mati juga gitu," imbuhnya.
Perlu diketahui, beberapa perusahaan yang tahun ini berpartisipasi dan mengirimkan tim catur antara lain BCA, Mandiri, Sinar Mas Grup, Pertamina, Garuda Food, Indofood, PGN, SMART, Stockbit, Astragraphia, Goodyear Indonesia, Telkom Group, Telkomsel, Bank Jago, Krakatau Steel, KPN Corp, Kompas Gramedia, dan Kontan.
Adapun peserta dari instansi pemerintah antara lain Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, Bappenas, Bea Cukai, Kementerian Keuangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Kementerian Perindustrian.
(Febrina Ratna Iskana)





