Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto tiba kembali di Tanah Air setelah merampungkan kunjungan kenegaraan ke Prancis pada 27–29 Mei 2026. Pesawat kepresidenan mendarat di Base Ops Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 09.58 WIB.
Berdasarkan pantauan daring, kedatangan Presiden Prabowo di Lanud Halim Perdanakusuma disambut langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Kunjungan resmi ke Paris ini membuahkan hasil konkret bagi Indonesia. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, rangkaian agenda Presiden Prabowo di Prancis berhasil menghasilkan empat kesepakatan komersial baru.
"Capaian tersebut fokus pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan," ujar Teddy saat dikonfirmasi di Jakarta.
Menurut Teddy, kesepakatan strategis ini merupakan hasil nyata dari pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris.
Selain itu, kedua pemimpin negara juga menghadiri peluncuran France-Indonesia High Level Business Council (Forum Bisnis Tingkat Tinggi Indonesia-Prancis) yang diinisiasi oleh Kadin Indonesia dan MEDEF International.
Sebelumnya dalam penerbangan menuju Jakarta, Presiden Prabowo didampingi oleh delegasi terbatas, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono dan Seskab Teddy Indra Wijaya.
Berdasarkan siaran resmi Sekretariat Presiden, kepulangan Presiden Prabowo di Bandara Orly, Paris, dilepas dengan prosesi upacara militer. Kepala Negara menerima penghormatan militer dari pasukan jajar kehormatan di sisi karpet merah.
Selama di Paris, Presiden Prabowo menjalani serangkaian agenda padat. Dimulai dari upacara penyambutan kenegaraan di Les Invalides, pertemuan bilateral di Istana Élysée, hingga jamuan santap malam kenegaraan yang digelar oleh Presiden Macron di Salle des Fêtes.
Di sela-sela kesibukannya, Presiden Prabowo juga menyempatkan diri melaksanakan Salat Iduladha bersama WNI dan diaspora Indonesia di KBRI Paris. (Antara)
- Imigrasi Soetta Bongkar 2 Modus Utama Haji Ilegal, Salah Satunya Pakai Visa Kerja




