Gara-gara Pemain Filipina Ini Persib Bandung Disanksi FIFA! Seret Nama Bojan Hodak, Begini Kronologi Lengkapnya

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, BANDUNG – Persib Bandung akhirnya mengungkap penyebab di balik sanksi FIFA yang mengejutkan. Bukan karena tunggakan gaji, masalah ini ternyata berakar dari sengketa dengan mantan pemainnya. Nama pemain asal Filipina Daisuke Sato mendadak menjadi sorotan. Persoalan tahun 2023 itu juga menyeret nama pelatih Bojan Hodak.

Masuknya Persib Bandung ke dalam FIFA Registration Ban List sempat memunculkan berbagai spekulasi. Banyak pihak awalnya menduga sanksi tersebut berkaitan dengan masalah keuangan atau keterlambatan pembayaran hak pemain.

Namun, manajemen Persib memastikan dugaan tersebut tidak benar. Klub menegaskan bahwa perkara yang menyebabkan sanksi FIFA berasal dari proses penyelesaian pemutusan kontrak mantan pemain mereka, Daisuke Sato.

Melalui Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, klub memberikan penjelasan resmi terkait kasus tersebut. “Perlu kami jelaskan bahwa keputusan tersebut berasal dari satu perkara spesifik yang berkaitan dengan penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain Persib, Daisuke Sato, pada tahun 2023,” terang Adhitia dalam pernyataan tertulis, Sabtu (30/5/2026).

“Dengan demikian, persoalan ini bukan terkait penunggakan gaji pemain ataupun bentuk pengabaian terhadap hak-hak pemain sebagaimana yang mungkin dipersepsikan,” tambahnya.

Awal Mula Konflik dengan Daisuke Sato

Akar persoalan bermula pada putaran kedua Liga 1 2023/2024. Saat itu pelatih Bojan Hodak mengambil keputusan strategis dengan memanfaatkan kuota pemain ASEAN untuk mendatangkan kiper Timnas Filipina, Kevin Ray Mendoza.

Kedatangan Mendoza membawa konsekuensi besar terhadap komposisi skuad Persib. Salah satu pemain yang terdampak adalah Daisuke Sato, bek kiri Filipina yang sebelumnya masih terikat kontrak hingga 2025.

Meski baru memperpanjang masa baktinya pada Januari 2023, posisi Sato perlahan tersingkir dari rencana tim. Namanya tidak lagi masuk dalam daftar pemain yang digunakan Persib pada paruh kedua musim.

Menariknya, Sato tetap berlatih bersama skuad utama. Namun hingga beberapa waktu berlalu, tidak ada klub yang bersedia menampungnya dengan status pinjaman.

Situasi tersebut akhirnya mendorong sang pemain mengambil keputusan besar. Daisuke Sato memilih mengakhiri kerja samanya lebih cepat sebelum kontraknya berakhir.

Setelah meninggalkan Bandung, pemain Timnas Filipina itu pulang ke negaranya dan melanjutkan karier bersama Davao Aguilas FC.

“Tidak Ada Masalah Pribadi”

Di tengah berbagai spekulasi yang berkembang, Daisuke Sato sempat menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki konflik pribadi dengan Kevin Ray Mendoza maupun anggota tim lainnya.

Menurutnya, apa yang terjadi merupakan bagian dari keputusan teknis yang diambil pelatih. “Jadi saya tidak ada masalah pribadi, hanya saja hal itu bisa terjadi dan bisa terjadi pada siapa saja.”

Sato juga menegaskan bahwa hubungannya dengan Mendoza tetap berjalan baik meski keputusan klub membuatnya harus meninggalkan Persib.

“Jadi pelatih lebih memilih posisi kiper, jadi bagi saya dan dia di antara kami, kami tidak punya masalah pribadi. Semuanya baik-baik saja.”

Janji Tuntaskan Sengketa

Persib memastikan proses penyelesaian kasus ini sedang berjalan. Manajemen mengklaim telah menjalankan seluruh kewajiban sesuai regulasi yang berlaku dalam sepak bola profesional.

Klub juga menegaskan komitmennya untuk menghormati hak-hak seluruh pihak yang terlibat, baik pemain, pelatih, maupun mitra kerja.

“Sebagai klub yang berkomitmen menjalankan tata kelola sepak bola yang baik, Persib senantiasa berupaya memenuhi seluruh kewajiban kontraktual serta menjalankan setiap proses sesuai regulasi.”

“Penghormatan terhadap hak pemain, pelatih, karyawan, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan prinsip yang selalu kami pegang dalam menjalankan klub.”

Saat ini Persib tengah menyelesaikan kewajiban yang menjadi bagian dari putusan tersebut. Setelah semua proses rampung, klub akan mengajukan pencabutan status larangan registrasi kepada FIFA.

“Saat ini, kami sedang menyelesaikan kewajiban yang menjadi bagian dari keputusan tersebut dan menindaklanjuti seluruh proses administratif yang diperlukan.”

“Setelah kewajiban tersebut diselesaikan, kami akan melanjutkan proses sesuai mekanisme yang berlaku di FIFA agar status tersebut dapat ditinjau dan dicabut sebagaimana ketentuan yang berlaku.”

Tak Ganggu Persiapan Musim Depan

Meski sedang menghadapi sanksi FIFA, Persib menegaskan bahwa kondisi internal tim tetap stabil. Seluruh agenda yang telah disusun untuk menghadapi musim baru disebut berjalan sesuai rencana.

Manajemen memastikan persoalan ini tidak akan mengganggu program penguatan tim maupun persiapan menghadapi berbagai kompetisi musim depan.

“Aktivitas operasional, persiapan tim, serta berbagai agenda strategis yang telah direncanakan tetap berjalan dengan baik dan sesuai target,” ujar Adhitia. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pratinjau final Liga Champions PSG vs Arsenal: penentuan raja Eropa
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Respons Sutradara Pesta Babi Usai Mama Sinta Laporkan Dugaan Eksploitasi
• 7 menit laluliputan6.com
thumb
Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang Karena Ketimpangan Relasi Kuasa
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mengapa Ombudsman 2021-2026 Disebut Paling Bermasalah?
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Israel Tak Sengaja Tembak Kapal Perang AS, 34 Tentara Tewas di Tempat
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.