-
-
-
-
-
Prilly Latuconsina kembali mencuri perhatian publik lewat aksinya. Melalui unggahan di Instagram miliknya, Prilly diketahui belum lama ini diketahui bergabung sebagai tim rescue diver dalam ajang Red Bull Cliff Diving 2026.
Dalam unggahan di media sosial miliknya, Prilly Latuconsina menceritakan pengalamannya tersebut. Salah satu momen yang cukup menantang adrenaline adalah saat Prilly harus berjaga dalam posisi rescue selama lebih dari 2 jam terapung di lautan.
"Isi amunisi di atas air karena harus stand by terus di posisi rescue lebih dari 2 jam!" tulis Prilly Latuconsina.
Kekasih Omara Esteghlal tersebut menceritakan bahwa ketegangan memuncak saat memasuki ronde terakhir kompetisi. Dalam tahap ini, para penyelam harus melakukan teknik cliff diving tersulit. Hal ini membuat tim rescue, termasuk Prilly, harus ekstra fokus karena risiko kecelakaan yang sangat tinggi.
"Di ronde terakhir, para diver harus melakukan teknik cliff diving paling sulit selama kompetisi berlangsung. Dari awal, kami di tim rescue sudah di-brief untuk benar-benar fokus karena risikonya jauh lebih tinggi. Semuanya serba cepat dan tepat," katanya.
Tak sekadar berjaga, artis berusia 30 tahun itu sampai ikut terjun langsung ke bawah air sebelum kompetisi dimulai. Prilly juga bertugas untuk mengecek kedalaman air demi memastikan keamanan para atlet yang berkompetisi di ajang tersebut.
"Sebelum kompetisi dimulai, aku perlu turun untuk cek kedalaman. Jujur, pretty challenging karena arus kemarin cukup kencang. Bersyukur, sampai akhir kompetisi berjalan lancar dan tidak ada cedera serius," sambungnya.
Meski harus berhadapan dengan risiko tinggi dan rasa lelah, namun Prilly Latuconsina mengaku sangat menikmati pengalaman tersebut. Dia bahkan mengaku tak kapok dan ingin kembali terlibat dalam kegiatan serupa di kemudian hari. (ND)





