Bareskrim Selidiki Dugaan Manipulasi Data Ekspor Sawit, Geledah Kantor dan Gudang Eksportir

wartaekonomi.co.id
1 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri tengah menyidik dugaan manipulasi data ekspor komoditas sawit atau praktik under invoicing yang diduga dilakukan untuk mengurangi nilai sebenarnya dari barang ekspor.

Dalam proses penyidikan, Subdirektorat 1 Dittipidter Bareskrim Polri telah menggeledah kantor dan gudang milik perusahaan eksportir sawit PT MMS.

Kasubdit 1 Dittipidter Bareskrim Polri Kombes Pol. Setyo K. Heriyatno mengatakan penggeledahan dilakukan di kantor perusahaan yang berlokasi di Jalan Ampera IV, Pademangan, Jakarta Utara, serta gudang perusahaan di kawasan pergudangan Laksana, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten.

“Tim penyidik Subdit 1 Dittipidter Bareskrim Polri melakukan penggeledahan di kantor PT MMS yang berada di Jalan Ampera IV, Pademangan, Jakarta Utara,” kata Setyo, dikutip dari ANTARA, Sabtu (30/5/2026).

Dari hasil penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas ekspor perusahaan, mulai dari dokumen perusahaan, dokumen invoice, dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), hingga sejumlah CPU komputer.

Menurut Setyo, penggeledahan dilakukan untuk mendalami dugaan praktik manipulasi data ekspor yang berpotensi menyebabkan kerugian negara karena nilai transaksi ekspor yang dilaporkan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap dokumen dan barang bukti yang telah diamankan guna mengungkap dugaan tindak pidana yang terjadi.

Baca Juga: Bareskrim Bongkar Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit, Aktor di Balik Skandal CPO Diburu

Baca Juga: Kasus Manipulasi Harga Ekspor CPO: Kejagung Mulai Periksa Sejumlah Pihak Terkait

“Kami masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap dokumen-dokumen yang ditemukan saat penggeledahan untuk mengungkap dugaan tindak pidana yang terjadi,” ujar Setyo.

Selain itu, Bareskrim Polri juga akan menelusuri pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab dalam praktik manipulasi data ekspor tersebut.

“Kami akan mendalami siapa saja yang bertanggung jawab dalam perkara ini serta memastikan proses penegakan hukum berjalan secara profesional,” jelasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasdam XIV Hasanuddin Tak Kuasa Menaha Haru, Kenang Sosok Kolonel Inf Muharwen, Sahabat Sejak Awal Mengabdi
• 21 jam laluterkini.id
thumb
Yasinta Laporkan Ketua LBH Merauke terkait Fim Pesta Babi, Dandhy Laksono Buka Suara
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Profesi Gaji Tinggi Kini Jadi Ladang Pengangguran, Ada Apa?
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Indonesia Women Fest 2026 Digelar di ICE BSD, BRI Hadirkan Promo Menarik
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Cedera Lutut Megawati Hangestri jadi Sorotan, Pelatih Hyundai Hillstate Beberkan Kondisi Megatron yang Sebenarnya
• 6 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.