Jutaan umat Muslim dari seluruh dunia, termasuk jemaah haji khusus dari Patuna Travel, telah berhasil menuntaskan rangkaian ibadah haji 2026. Meski harus berhadapan dengan tantangan cuaca panas ekstrem yang melanda Tanah Suci, pelaksanaan ibadah dilaporkan tetap berjalan dengan lancar dan khusyuk.
Untuk menjaga keselamatan dan kesehatan jemaah, petugas kesehatan dari Patuna Travel telah memberikan imbauan agar jemaah selalu memakai pelindung diri dari sengatan matahari langsung.
Selain itu, pembimbing haji melakukan langkah strategis dengan memilih waktu pelaksanaan ibadah yang lebih aman. Sebagai contoh, prosesi melempar jumrah Aqabah dilakukan pada sore hari guna menghindari waktu puncak panas matahari.
Perjalanan spiritual ini diawali dengan wukuf di Arafah, di mana jemaah mendengarkan khotbah haji dan melaksanakan salat berjamaah di dalam tenda. Memasuki waktu sore, yang dikenal sebagai waktu paling mustajab untuk berdoa, jemaah tampak sangat khusyuk memanjatkan doa pribadi maupun titipan keluarga dan kerabat hingga matahari terbenam.
Rangkaian ibadah kemudian dilanjutkan dengan:
- Mabit di Muzdalifah: Jemaah bermalam setelah dari Arafah sebelum menuju Masjidil Haram.
- Tawaf Ifadah dan Sai: Pelaksanaan tawaf mengelilingi Ka’bah yang dilanjutkan dengan berjalan kaki antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali.
- Tahalul Awal: Prosesi mencukur rambut, di mana banyak jemaah laki-laki memilih untuk cukur botak licin sesuai dengan sunah Nabi Muhammad SAW.
- Lempar Jumrah: Jemaah kembali ke Mina melakukan lempar jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah.
Baca juga: Cerita Haji Asal Bogor Siasati Suhu Panas 42 Derajat Celsius di Mina
Sebagai penutup rangkaian ibadah di Tanah Suci, jemaah akan melaksanakan Tawaf Wada atau tawaf perpisahan. Momen ini menjadi simbol pengharapan bagi para jemaah agar kelak dapat diundang kembali oleh Allah SWT untuk berkunjung ke Baitullah.
Setelah seluruh prosesi selesai, para jemaah kini bersiap untuk kembali ke Tanah Air menuju Jakarta. Pihak penyelenggara memastikan bahwa kepulangan jemaah akan tetap terpantau dengan baik sebagaimana kelancaran ibadah yang telah dijalani.




