HARIAN.FAJAR.CO.ID, GOWA, — Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan dan kesiapsiagaan fasilitas kesehatan setelah insiden kebakaran yang terjadi di RSUD Syekh Yusuf Gowa.
Penegasan itu disampaikan saat dirinya meninjau langsung aktivitas pelayanan rumah sakit, Sabtu, 30 Mei 2026 tadi sore.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan pasca kebakaran yang menghanguskan sejumlah fasilitas penunjang rumah sakit.
Dalam peninjauan itu, Husniah mengecek langsung sejumlah unit layanan, termasuk Instalasi Gawat Darurat (IGD), serta menerima laporan dari manajemen rumah sakit terkait kondisi operasional terkini.
Berdasarkan laporan yang diterima, seluruh pelayanan kesehatan masih dapat berlangsung normal.
Tidak ada pasien yang dipindahkan ke rumah sakit lain dan seluruh kebutuhan layanan medis tetap dapat diakomodasi oleh pihak rumah sakit melalui pemanfaatan fasilitas cadangan yang tersedia.
Menurut Husniah, keberhasilan rumah sakit mempertahankan pelayanan di tengah kondisi darurat menjadi bukti pentingnya kesiapan sistem pendukung dalam menghadapi situasi tak terduga.
Namun di sisi lain, kejadian tersebut juga harus menjadi momentum untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap aspek keamanan fasilitas pelayanan publik.
“Rumah sakit ini adalah garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu yang menjadi perhatian utama kami bagaimana masyarakat tetap mendapatkan pelayanan secara optimal pasca kebakaran,” ujarnya.
Ia menilai, evaluasi tidak hanya diperlukan terhadap sistem pengamanan, tetapi juga terhadap kondisi sarana dan prasarana rumah sakit, terutama bangunan-bangunan lama yang masih digunakan dalam menunjang pelayanan kesehatan.
Pemerintah Kabupaten Gowa, kata dia, akan mendukung langkah pemulihan yang dibutuhkan agar fasilitas yang terdampak dapat segera kembali berfungsi.
Selain itu, penguatan sistem mitigasi risiko juga dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
“Alhamdulillah pelayanan tetap berjalan. Ini harus menjadi bahan evaluasi bersama agar sistem pengamanan dan kesiapsiagaan rumah sakit semakin baik ke depan,” katanya.
Direktur Utama RSUD Syekh Yusuf Gowa, dr Gaffar, menjelaskan bahwa pelayanan rumah sakit tetap berjalan karena manajemen segera mengaktifkan fasilitas cadangan setelah insiden kebakaran terjadi.
Fasilitas radiologi, misalnya, masih dapat melayani pasien melalui sarana alternatif yang telah disiapkan sebelumnya.
Kondisi tersebut membuat pelayanan medis tetap berlangsung tanpa harus merujuk pasien ke rumah sakit lain.
“Pelayanan radiologi tetap dapat dilakukan melalui fasilitas cadangan yang kami miliki. Seluruh pasien tetap tertangani dengan baik dan tidak ada yang direlokasi ke rumah sakit lain akibat insiden ini,” jelasnya.
Saat ini, pihak rumah sakit masih melakukan pendataan kerugian akibat kebakaran sekaligus berkoordinasi dengan aparat berwenang untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.
Dalam peninjauan itu, Bupati Gowa turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah terkait.(an)





