LMI Invasi Daerah Defisit Daging dan Pesisir Malang Untuk Salurkan Kurban

beritajatim.com
10 jam lalu
Cover Berita

Malang (beritajatim.com) – Lembaga Manajemen Infaq (LMI) Malang menyasar daerah defisit daging yang berada di pelosok desa dan kawasan pesisir dalam pendistribusian daging kurban pada momen Iduladha 1447 Hijriah atau 2026. Tahun ini, penyaluran dilakukan di Desa Taji, Kecamatan Jabung, serta Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.

Program Officer LMI Malang, Yoga, mengatakan penyaluran kurban kepada masyarakat Desa Taji, Kecamatan Jabung, dilaksanakan Kamis (28/05/2026). LMI menyembelih satu ekor sapi dan tujuh ekor domba untuk didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.

“Desa Taji ada di pelosok Kecamatan Jabung dengan kondisi ekonomi masyarakat yang masih terbatas. Masyarakatnya jarang melakukan penyembelihan hewan kurban sehingga program ini disambut dengan penuh syukur oleh masyarakat setempat,” ujar Yoga.

LMI Malang juga menyalurkan kurban di wilayah pesisir, yakni di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, dengan akses yang cukup menantang. Tim harus melewati kawasan hutan selama kurang lebih 45 menit dengan kondisi jalan berbatu yang sempit, diapit tebing dan sungai, serta hanya dapat dilalui satu kendaraan saja.

“Masyarakat di Tambakrejo ekonominya bergantung pada sektor pariwisata Teluk Asmara. Pendapatan warga sangat dipengaruhi oleh ramai atau sepinya kunjungan wisata, sehingga kondisi ekonomi mereka cenderung tidak menentu,” kata Yoga.

Untuk di Tambakrejo, Sumbermanjing Wetan, tim LMI menyembelih 15 kambing dan domba dengan menyalurkan paket daging kurban kepada 840 penerima manfaat.

“Kami sangat senang bisa menyalurkan kurban hingga daerah pelosok. Karena kurban tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga bentuk kepedulian sosial dan berbagi kebahagiaan pada hari yang suci. Lebih dari itu, kurban juga dapat menjadi sarana pemerataan akses pangan bergizi bagi masyarakat,” kata Yoga.

Sekretaris Desa Taji, Sukarjo, mengapresiasi para donatur dan LMI yang telah memilih desanya sebagai lokasi penyaluran kurban. Dia menyebut bahwa warganya jarang melaksanakan kurban karena kondisi ekonomi yang terbatas.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada LMI dan para donatur atas penyaluran kurban di Desa Taji. Warga di sini memang jarang melaksanakan kurban karena kondisi ekonomi yang minim. Semoga kurban tahun ini membawa manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat Desa Taji,” kata Sukarjo. (luc/kun)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IESR Sebut Fondasi Implementasi yang Cepat dan Terukur Jadi Kunci Sukses Program PLTS 100 GW
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Ide Minuman Sehat untuk Jaga Hidrasi
• 22 jam lalubeautynesia.id
thumb
Ini Sumber Gas Diduga Bikin Sekeluarga di Temanggung Tewas saat Kamping
• 1 jam laludetik.com
thumb
Jamaah Haji Embarkasi Lombok Mulai Tiba di NTB pada 1 Juni 2026
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pancasila di Meja Kasir: Rupiah, QRIS, dan Ujian Keadilan
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.