Belum Injakkan Kaki di Korea, Megawati Hangestri Sudah Terancam Kehilangan Setengah Musim Bersama Hyundai Hillstate

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Megawati Hangestri Pertiwi bahkan belum memulai latihan bersama Hyundai Hillstate, tetapi ancaman terhadap menit bermainnya di Liga Voli Korea Selatan musim 2026-2027 sudah mulai muncul.

Pevoli andalan Indonesia itu berpotensi menghadapi situasi yang tidak menguntungkan setelah muncul usulan perubahan regulasi pemain asing yang dilontarkan pelatih Timnas Voli Putri Korea Selatan, Cha Sang-hyun.

Usulan tersebut menjadi perbincangan hangat di Korea karena bisa berdampak langsung terhadap pemain asing dan kuota Asia, termasuk Megawati yang baru saja resmi kembali ke V-League.

Cha Sang-hyun menilai kompetisi domestik saat ini terlalu bergantung pada pemain asing sehingga kesempatan pemain lokal Korea Selatan untuk berkembang semakin terbatas.

Menurutnya, kondisi tersebut turut memengaruhi kualitas Timnas Voli Putri Korea Selatan yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan performa.

Puncaknya terjadi setelah Korea Selatan terdegradasi dari Volleyball Nations League (VNL) 2025.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Mei 2026, Cha menyampaikan usulan yang cukup mengejutkan.

"Setidaknya pada tahun-tahun ketika Asian Games atau Olimpiade diadakan, sekitar setengah dari jadwal V-League harus dimainkan secara eksklusif oleh pemain domestik," kata Cha Sang-hyun dilansir dari SportSeoul.

Jika gagasan itu disetujui, maka pemain asing dan kuota Asia kemungkinan tidak akan tampil sepanjang musim reguler.

Mereka hanya bermain pada fase tertentu sebelum kembali diturunkan saat memasuki playoff dan final.

Situasi tersebut tentu berpotensi mengurangi kesempatan bermain Megawati secara signifikan.

Saat ini V-League menggunakan format enam putaran dengan total 36 pertandingan musim reguler.

Apabila usulan tersebut diterapkan, pemain asing bisa kehilangan sekitar separuh pertandingan liga.

Media Korea menilai kekhawatiran Cha memiliki dasar yang cukup kuat.

“Ini adalah argumen yang valid. V.League telah memperkenalkan sistem kuota Asia untuk meningkatkan performa. Dalam banyak kasus, setidaknya dua pemain ditetapkan sebagai starter bersama dengan pemain asing. Tidak termasuk libero, hanya empat pemain domestik yang diizinkan berada di lapangan,” tulis SportSeoul.

Posisi opposite spiker yang selama ini identik dengan pemain asing menjadi salah satu perhatian utama.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sanksi Tanpa Gigi: Pelajaran dari Putusan MK soal Kuota Perempuan
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
PPIH: Tiga Jemaah Haji Aceh Wafat, Enam Dirawat di Arab Saudi
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kebakaran Bengkel di Cikupa Tangerang, Satu Perempuan Tewas
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gaspol Hari Ini: Terlupakan Negara Saat Rupiah Merana, Kelas Menengah Bisa Apa?
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Mengunggah Pesan Penuh Misteri, Masa Depan Mariano Peralta Masih Tanda Tanya
• 22 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.