MINA, KOMPAS.TV - Jemaah haji Indonesia yang mengambil Nafar Tsani mulai bergerak meninggalkan Mina menuju Makkah pada hari Tasyrik ketiga, Sabtu (30/5).
Pergerakan massal ini menandai berakhirnya fase Mina sekaligus dimulainya arus kepulangan jemaah ke hotel masing-masing di Makkah.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, Ichsan Marsha mengatakan, rangkaian puncak ibadah haji atau Armuzna sejauh ini berlangsung lancar, tertib, dan terkendali.
“Alhamdulillah, setelah jemaah melaksanakan wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, mabit di Mina, serta melaksanakan lontar jumrah pada hari-hari Tasyrik, saat ini sebagian jemaah haji Indonesia yang mengambil Nafar Tsani melanjutkan penyempurnaan rangkaian ibadah dengan melaksanakan lontar jumrah pada hari Tasyrik ketiga,” tutur Ichsan di Mina, Sabtu (30/5).
Baca Juga: Korban Penipuan Umrah Hanania Ratusan Orang, Kerugian Ditaksir Rp12 Miliar
Pada hari Tasyrik ketiga, jemaah Nafar Tsani melaksanakan lontar tiga jumrah, yakni Ula, Wustha, dan Aqabah.
Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah tersebut, jemaah diminta kembali ke tenda untuk bersiap mengikuti proses pergerakan menuju Makkah.
“Kami mengimbau seluruh jemaah haji Indonesia yang mengambil Nafar Tsani agar segera menuntaskan rangkaian lontar jumrah sesuai jadwal, kemudian kembali ke tenda masing-masing di Mina untuk bersiap mengikuti proses pergerakan menuju Makkah,” kata Ichsan seperti dikutip dari laman resmi Kemenhaj.
Menurutnya, kepatuhan terhadap jadwal yang telah ditetapkan menjadi faktor penting untuk menjaga kelancaran mobilisasi jemaah sekaligus menghindari kepadatan di jalur pergerakan menuju Makkah.
Baca Juga: Wamen Haji: Masalah Jemaah Tak Dapat Tenda di Mina Sudah Ditangani Petugas
Kemenhaj juga mengingatkan, arus lalu lintas menuju hotel-hotel jemaah di Makkah diperkirakan masih padat.
Penulis : Dina Karina Editor : Deni-Muliya
Sumber :
- mina
- jemaah haji
- jemaah nafar tsani
- lontar jumrah
- hari tasyrik
- kementerian haji dan umrah





