Film Dukun Magang, saat Logika Mahasiswa Bertemu Dunia Perdukunan

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Film komedi horor “Dukun Magang” siap meramaikan layar bioskop Indonesia mulai 18 Juni 2026. Disutradarai oleh Chiska Doppert, film ini mengikuti perjalanan seorang mahasiswa skeptis yang terseret ke dunia perdukunan demi menyelesaikan skripsinya, lengkap dengan teror gaib dan komedi yang mengalir sepanjang 100 menit.

Raka Mahardika, mahasiswa tingkat akhir yang diperankan Jefan Nathanio, adalah tipikal anak muda yang menganggap dunia mistis tidak lebih dari dongeng. Masalah datang saat dosennya, Pak Arief, terus menolak proposal skripsinya. Terdesak, Raka akhirnya memilih topik penelitian tentang perdukunan di Desa Kalimati, sebuah desa terpencil dengan reputasi kuat dalam tradisi gaib. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

Baca Juga :
Geger! Mama Sinta Bawa Film Pesta Babi ke Polda Metro, Ketua LBH Merauke Dilaporkan
Deretan Film Populer yang Masuk Kompetisi Balinale 2026, Ada dari Indonesia!

Raka tidak pergi sendiri. Ia ditemani Boiman (Fajar Nugra), sahabatnya yang penakut namun setia, serta Sekar (Hana Saraswati), teman kampus yang justru berasal dari desa tersebut dan menjadi jembatan antara dunia modern dan tradisi lokal yang masih hidup di Kalimati.

Niat awal Raka hanya mengumpulkan bahan penelitian. Namun situasi berubah drastis ketika mereka mulai menemukan ritual aneh, rumah-rumah tua menyimpan rahasia, dan warga desa yang tidak semuanya bersedia bicara terang-terangan. Mereka kemudian bertemu Mbah Djambrong (Adi Sudirja), dukun legendaris yang eksentrik sekaligus bijak, yang selama ini menjaga desa dari gangguan gaib.

Ketegangan memuncak ketika Raka tanpa sengaja memicu kemarahan Kuntilanak Hitam, entitas gaib yang sudah lama terkurung di Kalimati. Teror itu memaksa Raka mempertanyakan seluruh keyakinannya. Logika yang selama ini ia andalkan tidak lagi cukup untuk menjelaskan apa yang terjadi di depan matanya.

Jefan Nathanio mengakui proses syuting film ini menjadi pengalaman tersendiri, terutama soal kondisi lapangan di luar kota.

“Tantangan terbesar lebih ada di waktu syuting yang lumayan padat, karena di sana kita shooting di luar kota, yang di mana kita enggak tahu cuaca seperti apa. Karena itu salah satu tantangan terbesar juga sih, tapi selebihnya enjoy banget,” ujar Jefan, dalam keterangannya, dikutip Sabtu 30 Mei 2026.

Hana Saraswati, yang memerankan Sekar sebagai sosok cerdas dan percaya diri, menggambarkan karakternya sebagai figur yang berdiri di antara dua dunia.

Baca Juga :
Rekomendasi Film dan Serial Netflix Juni 2026, Ada A Star is Born hingga Elvis
Dari Aksi hingga Drama Fantasi, Ini Rekomendasi 6 Film Hong Kong yang Paling Populer
Uskup Mandagi Sesalkan Narasi Film Pesta Babi tentang Gereja Katolik di Merauke

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menuju Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Papua Pacu Pembangunan
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Binus hadapi UPH pada final Campus League Regional Jakarta
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
5 Wisata Ikonik Dekat Stasiun Tugu Yogyakarta-Gaya Hidup
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ramalan Zodiak Hari Ini Sabtu, 30 Mei 2026: Leo Tetap Tangguh, Aquarius Temukan Kesempatan Baru
• 14 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Pimpinan dan Guru Pesantren di Bima Ditangkap, Diduga Sodomi 10 Santri
• 14 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.