Akselerasi Produksi Maung MV3 hingga Amunisi, BTN Kucurkan Kredit ke Pindad Rp1,5 Triliun

viva.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) bolaborasi dengan PT Pindad guna mengakselerasi kinerja BUMN tersebut. Khususnya dalam memproduksi kendaraan dinas Pemerintah Maung MV# hingga amunisi persenjataan yang digarap Pindad.

Dukungan BTN tersebut ditandai denganpenandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Loan Facility sebesar Rp1,5 triliun. Langkah besar ini menegaskan komitmen kuat BTN dalam mendukung kemandirian industri pertahanan sekaligus menyukseskan berbagai program unggulan nasional.

Baca Juga :
Bawa Pulang Kendaraan Impian dengan Banyak Keuntungan, BRI Hadirkan Promo Spesial KKB The Elite
Perkuat Strategi Beyond Mortgage, BTN Alihkan Portfolio Kredit SMBCI Hampir 20 Triliun

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menyampaikan bahwa di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global, penguatan industri pertahanan dalam negeri menjadi kebutuhan strategis untuk menjaga kedaulatan dan ketahanan nasional.

Terlebih, pemerintah saat ini menempatkan industri pertahanan sebagai salah satu sektor prioritas nasional, yang tecermin dari anggaran pertahanan Indonesia pada APBN 2026 yang telah mencapai lebih dari Rp180 triliun dan menjadikannya salah satu anggaran terbesar dalam APBN tahun ini.

"Kami berharap dengan dukungan BTN ini akan meningkatkan kapasitas produksi Pindad yang tidak hanya memperkuat pertahanan negara, tetapi juga akan menciptakan efek berganda (multiplier effect) terhadap industri baja, logam, elektronika, manufaktur, logistik, serta menyerap ribuan tenaga kerja nasional," ujar Nixon di Jakarta, dikutip dari keterangannya, Sabtu, 30 Mei 2026.

Pindad sendiri memegang peran sentral dalam ekosistem tersebut melalui produksi kendaraan taktis, kendaraan tempur, munisi, senjata, hingga berbagai peralatan khusus yang digunakan oleh TNI dan Polri.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan berbagai proyek strategis Pindad tersebut, BTN mengucurkan fasilitas Corporate Loan Facility senilai Rp1,5 triliun yang terdiri dari Fasilitas Cash Loan atau KMK Kontraktor sebesar Rp125 miliar serta Fasilitas Non-Cash Loan berupa Bank Garansi, SKBDN, dan LC dengan sub-limit Trust Receipt sebesar Rp1,375 triliun. 

Nixon menjelaskan bahwa dukungan pembiayaan ini diberikan untuk memastikan kelancaran berbagai proyek strategis Pindad yang berasal dari Kementerian dan Lembaga Negara, baik yang bersumber dari APBN Murni maupun APBN yang berasal dari skema pinjaman dalam dan luar negeri.

Pada tahap awal, fasilitas pendanaan ini akan difokuskan untuk mendukung beberapa program unggulan nasional milik Pindad, antara lain produksi Maung MV3 yang merupakan kendaraan operasional nasional yang kini menjadi kendaraan dinas pejabat negara. Produksi berbagai jenis amunisi untuk mendukung kesiapan pertahanan nasional, serta produksi Water Canon untuk mendukung kebutuhan keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Baca Juga :
BTN Banting Harga 10.000 Unit Hunian 40 Persen di Bawah Harga Pasar, Begini Cara Dapatnya
BTN Bongkar Strategi Akselerasi Penyaluran Kredit Perumahan Rakyat
Pendaftaran SPMB Sekolah Maung Dimulai Senin Depan, Sistem Siap Diakses Masyarakat

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Yasinta Moiwend Merasa Dirugikan "Pesta Babi" hingga Polisikan Ketua LBH Papua Merauke
• 21 jam lalukompas.id
thumb
Qatar Negosiasi Tarif Sementara untuk Lewati Selat Hormuz yang Dikenakan Iran
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Wilayah RI ini Genting-Bisa Tenggelam, Menteri Sampai Beri Peringatan
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Owner WO Penipu Calon Pengantin Ditangkap, Kerugian Korban Capai Rp2,6 Miliar
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Arus Padat, Contraflow Diberlakukan di Tol Jakarta-Cikampek
• 22 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.