Capaian Program Kesehatan Gratis di Kepri Tembus 17,9 Persen Target, Batam Jadi Penyumbang Peserta Terbanyak

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan capaian Program Kesehatan Gratis (PKG) hingga pekan ke-21 pelaksanaan menunjukkan tren positif dengan jumlah pendaftar mencapai 193.763 orang per 25 Mei 2026.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kepri Yosei Susanti menyampaikan bahwa dari total pendaftar tersebut, sebanyak 184.730 orang telah hadir mengikuti layanan kesehatan.

Tingkat kehadiran peserta tercatat mencapai 95,3 persen dari total masyarakat yang telah mendaftar program tersebut.

Sementara itu, sebanyak 137.917 orang telah menyelesaikan seluruh rangkaian layanan PKG yang disediakan.

Berdasarkan jumlah penduduk Kepri sebanyak 2.244.482 jiwa, capaian pemeriksaan kesehatan telah mencapai 8,2 persen.

Adapun realisasi terhadap target Program Kesehatan Gratis tahun 2026 telah mencapai 17,9 persen.

Batam Dominasi Jumlah Peserta PKG

Batam menjadi daerah dengan jumlah peserta Program Kesehatan Gratis terbanyak di Provinsi Kepulauan Riau.

Jumlah peserta PKG di Batam tercatat mencapai 111.781 orang.

Kabupaten Bintan menempati posisi kedua dengan jumlah peserta sebanyak 32.042 orang.

Sementara itu, Kabupaten Karimun berada di urutan berikutnya dengan total 20.696 peserta.

Yosei Susanti mengungkapkan bahwa tingginya partisipasi masyarakat serta keterlibatan fasilitas pelayanan kesehatan di berbagai kabupaten dan kota menjadi faktor pendorong capaian positif program tersebut.

Pemeriksaan Anak Sekolah Terus Diperluas

Program Kesehatan Gratis di Kepri juga menyasar kelompok anak sekolah sebagai bagian dari upaya pemeriksaan kesehatan dini.

Hingga saat ini, jumlah peserta PKG sekolah mencapai 52.115 anak atau setara dengan 11,5 persen dari target pemeriksaan yang telah ditetapkan.

Jenjang Sekolah Dasar (SD) menjadi kelompok dengan proporsi pemeriksaan tertinggi, yakni sebesar 58,8 persen dari total peserta PKG sekolah.

Kelompok Sekolah Menengah Atas (SMA) menyumbang 22,5 persen peserta pemeriksaan kesehatan.

Sementara itu, peserta dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) mencapai 18,7 persen.

Dinkes Kepri terus mendorong kolaborasi lintas sektor bersama pemerintah kabupaten dan kota, puskesmas, fasilitas pelayanan kesehatan, serta satuan pendidikan untuk memperluas cakupan program.

Langkah tersebut dilakukan guna meningkatkan jumlah masyarakat yang mengikuti pemeriksaan kesehatan dan memperkuat upaya promotif serta preventif di bidang kesehatan masyarakat.

Yosei Susanti mengimbau masyarakat agar tidak menunggu sakit terlebih dahulu sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas.

Masyarakat yang belum mengikuti PKG dapat mendaftar secara daring melalui aplikasi Satu Sehat Mobile atau langsung mendatangi puskesmas terdekat untuk mengikuti program tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lima Kali Bertemu Macron, Diplomasi Prabowo Dinilai Semakin Personal
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Album Asia: Nepal gelar peringatan Hari Republik
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Jawab Kebutuhan Industri, Pemprov DKI Perkuat Pelatihan Kerja Warga
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Puncak Dipadati 23 Ribu Kendaraan, One Way Diterapkan
• 12 jam laluliputan6.com
thumb
Profil Kim So-hye, Mantan Member I.O.I yang Sukses Jadi Aktris Muda Korea Selatan
• 22 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.