Dua Modus Utama Haji Ilegal yang Diungkap Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID,TANGERANG — Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta mengungkap dua modus utama yang kerap digunakan calon jamaah haji nonprosedural (ilegal) untuk berangkat ke Tanah Suci sepanjang musim haji 1447 H/2026.

"Dua modus utama ini sering digunakan oleh para oknum 'travel' untuk mengelabui petugas," kata Kepala Bidang (Kabid) Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Kantor Imigrasi Kelas I Soekarno-Hatta, Jerry Prima di Tangerang, Sabtu(30/5/2026).

Baca Juga
  • Menginap di Mina Masih Jadi Tantangan Bagi Jamaah, Timwas Haji Usulkan Tenda Bertingkat
  • Arteta Akui PSG Tim Terbaik di Dunia
  • Hizbullah Bombardir Utara Israel

Pertama, lanjutnya, izin wisata. Modus ini dilakukan dengan cara calon jamaah berpura-pura hendak berwisata ke negara Asia Tenggara seperti Kuala Lumpur (Malaysia) atau Singapura.

Setelah transit di sana, mereka baru melanjutkan penerbangan menuju Arab Saudi, Jeddah/Madinah. Modus berikutnya, kata Jerry, modus kerja (Visa Amil Work) yang kerap digunakan sebagai alasan para pelaku. Pada praktiknya, visa tersebut disalahgunakan untuk melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Visa Amil Work (atau biasa disebut Visa Amil) adalah visa kerja resmi yang diterbitkan oleh Pemerintah Arab Saudi untuk warga negara asing agar dapat bekerja secara legal di negara tersebut.

Pemegang visa biasanya diwajibkan untuk mengurus izin tinggal (iqamah) dan terikat dengan sponsor (kafil) selama masa kontrak kerja. Menurut dia, modus haji nonprosedural alias ilegal tersebut dapat terungkap atas sinergi kuat antar instansi baik itu dari Kementerian Agama, Kementerian Haji dan Umrah hingga Kepolisian melalui penerapan sistem profiling penumpang dari Imigrasi.

"Melalui sistem ini, data penumpang sudah dapat diketahui dan dianalisis bahkan sebelum mereka tiba di bandara untuk melakukan check-in,"kata dia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Italia Sore Ini
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
Pegadaian Salurkan 913 Hewan Kurban ke Sejumlah Ponpes di Berbagai Daerah
• 20 jam laludetik.com
thumb
Respons Dandhy Laksono Usai Film Pesta Babi Dilaporkan Mama Sinta ke Polda Metro
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Jelang Balapan Moto3 Italia 2026, Hiroshi Aoyama Sebut Veda Pratama Punya Kecepatan untuk Bersaing
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
AS Sita Aset Kripto Iran Senilai Rp17,8 Triliun dan Bidik Properti di Eropa
• 20 jam lalumatamata.com
Berhasil disimpan.