PARIS, KOMPAS.TV — Perayaan kemenangan Paris Saint-Germain (PSG) di final Liga Champions diwarnai kerusuhan dan aksi vandalisme di sejumlah titik Kota Paris, Prancis, pada Sabtu (30/5/2026) malam waktu setempat.
Kepolisian Paris mengonfirmasi sedikitnya 45 orang ditangkap terkait berbagai insiden yang terjadi selama perayaan berlangsung.
Baca Juga: Bentrok! Fans PSG Vs Polisi di Paris saat Nonton Bareng Final Liga Champions UEFA Lawan Arsenal
Ribuan pendukung PSG turun ke jalan setelah tim kesayangan mereka mengalahkan Arsenal melalui drama adu penalti pada laga final yang berlangsung di Budapest, Hungaria.
Pusat perayaan berada di kawasan Champs-Elysees, tempat sekitar 20.000 suporter berkumpul untuk merayakan keberhasilan PSG meraih gelar Liga Champions.
Massa terlihat berpawai di sekitar Arc de Triomphe sambil menyalakan suar, mengibarkan bendera, dan membunyikan klakson kendaraan.
Namun, suasana perayaan tidak sepenuhnya berlangsung damai. Prefektur Kepolisian Paris melaporkan adanya gangguan keamanan yang dipicu oleh kelompok-kelompok kecil di beberapa lokasi berbeda.
Menurut laporan kepolisian yang dilansir dari Associated Press, sejumlah orang melakukan aksi vandalisme dengan merusak fasilitas umum, membakar kendaraan, serta merusak beberapa toko.
Ketegangan meningkat ketika sekelompok orang dilaporkan mencoba menerobos sebuah kantor polisi di kawasan Arondisemen Kedelapan, salah satu wilayah pusat Paris.
Baca Juga: PSG Pertahankan Gelar Juara Liga Champions, Luis Enrique: Kami Layak Mendapatkannya
Aparat keamanan kemudian membubarkan kelompok tersebut sebelum situasi berkembang lebih jauh.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Associated Press
- kerusuhan di Paris
- PSG juara Liga Champions
- berita Paris terbaru
- suporter PSG ricuh
- final Liga Champions 2026
- PSG vs Arsenal





