Avenged Sevenfold jadi band indie menjadi berita populer di hari Sabtu (30/5).
Selain itu, CD yang diduga asisten YouTuber diperiksa polisi terkait Whip Pink.
Berikut adalah rangkuman dari 5 berita populer yang menyita perhatian sepanjang hari kemarin.
Avenged Sevenfold Resmi Jadi Band Indie, Rampungkan Buyback Beberapa AlbumAvenged Sevenfold (A7X) bikin geger jagat musik setelah resmi mengumumkan langkah mereka jadi band independen. Setelah hampir tiga dekade berkarier di bawah major label, band heavy metal asal California ini mantap menempuh jalur sendiri. Langkah ini bukan main-main, lho!
Sebagai bukti keseriusan, A7X udah rampungin proses buyback beberapa album dari Capitol Records dan Warner Music Group. Album The Stage, The Stage (Deluxe Edition), dan Live at the Grammy Museum kini sepenuhnya jadi milik mereka. Keputusan ini diambil karena A7X merasa The Stage yang rilis 10 tahun lalu sangat relevan dengan kondisi dunia saat ini, membahas AI, kritik politik, simulasi, hingga eksistensialisme.
Sudah Resmi Cerai, Boiyen Ngaku Bahagia dengan Diri SendiriBoiyen, presenter sekaligus komedian yang selalu ceria ini, akhirnya buka suara soal status hubungannya. Ia telah resmi bercerai dari Rully Anggi Akbar. Sejak gugatan cerai diajukan pada 20 Januari 2026, Boiyen memang memilih bungkam, bikin publik penasaran.
Namun, baru-baru ini, Boiyen terlihat semakin bahagia dan menawan. Saat ditanya, ia dengan tegas menjawab bahwa kebahagiaannya datang dari diri sendiri, bukan dari orang lain. Jawaban ini seolah jadi kode keras buat kita semua tentang pentingnya self-love setelah melewati masa sulit.
Meski pernikahannya dengan Rully terbilang singkat, hanya beberapa bulan setelah menikah pada 15 November 2025, Boiyen memilih untuk move on. Dalam gugatannya, ia hanya menuntut perceraian tanpa embel-embel harta gana-gini. Salut buat Boiyen yang fokus pada kebahagiaan dirinya!
Film Suamiku Lukaku Soroti KDRT yang Tersembunyi di Balik Citra HarmonisKasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia masih jadi pekerjaan rumah besar. Catatan Tahunan (CATAHU) Komnas Perempuan 2026 mengungkapkan 376.529 kasus kekerasan berbasis gender sepanjang 2025, angka tertinggi dalam satu dekade. Yang bikin miris, 83,70 persen dari kasus di ranah personal adalah Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), dengan korban paling banyak adalah istri.
Realita pilu ini diangkat dalam film Suamiku Lukaku yang tayang sejak 27 Mei 2026. Film ini mengisahkan Amina, seorang ibu yang terjebak dalam KDRT dari suaminya, Irfan, yang di mata publik justru dikenal baik dan religius. Fenomena "gunung es" ini, di mana pelaku KDRT punya citra sempurna di luar, seringkali membuat korban takut bicara dan kesulitan mendapat kepercayaan.
Film yang dibintangi Acha Septriasa, Baim Wong, dan Raline Shah ini juga membahas kompleksitas korban KDRT yang terjebak siklus abusive relationship, trauma bonding, tekanan sosial, hingga ketergantungan ekonomi. Ini adalah wake-up call bagi kita semua, bahwa pertanyaan "kenapa tidak pergi saja?" seringkali mengabaikan realita sulit yang dihadapi korban. KDRT juga melukai anak-anak, bahkan berpotensi mengulang pola kekerasan di masa depan. Film ini jadi pengingat penting bahwa korban butuh dukungan, bukan penghakiman.
CD Diduga Asisten YouTuber, Diperiksa Polisi Terkait Penggunaan Whip PinkJagat media sosial sempat heboh dengan isu penggunaan produk gas N₂O merek Whip Pink. Kini, kasusnya semakin serius dengan Subdit III Direktorat Tindak Pidana Bareskrim Polri yang memanggil beberapa konsumen untuk dimintai keterangan. Salah satunya adalah CD, yang diduga asisten seorang YouTuber ternama.
CD mengaku sudah memesan Whip Pink lebih dari lima kali sejak pertengahan 2025 hingga awal 2026. Ia menjelaskan cara penggunaannya: dihirup atau dihisap melalui corong yang dimasukkan ke mulut, lalu terlihat menunduk dan menutup mata.
Mirisnya, salah satu konsumen lain, AM, bahkan dilarikan ke rumah sakit setelah diduga mengalami lumpuh sementara akibat penggunaan produk ini, yang selaras dengan keterangan ahli dari Kemenkes RI mengenai dampak Neuropati Perifer.
5 Penampil yang Tak Boleh Dilewatkan di myBCA Java Jazz Hari KeduaFestival musik paling dinanti, myBCA Java Jazz International Festival, kembali menggebrak di hari keduanya, Sabtu (30/5)! Dengan 10 panggung dan deretan musisi lokal serta internasional, euforia musik tak terbendung.
Pertama, ada Potret yang siap mengajak kita nostalgia dengan lagu-lagu legendarisnya seperti Bunda, Salah, dan Mak Comblang. Jangan lewatkan juga Tribute to Erros Djarot yang bakal jadi kolaborasi epik Dwiki Dharmawan, Dira Sugandi, Once Mekel, dan lainnya, membawakan karya-karya abadi Erros Djarot dengan aransemen modern yang bikin nagih.
Kemudian, ada penampilan ceria dari Andien di panggung MLD Spot, yang selalu sukses membangkitkan semangat dengan sentuhan pop-jazznya. Buat penggemar smooth jazz, Dave Koz and Friends Summer Horns bakal bikin panggung myBCA bergetar dengan lagu-lagu hits 70-an dari Earth, Wind & Fire hingga Chicago. Terakhir, Mocca siap bikin hati adem dengan harmoni swing, pop, dan bossa nova mereka lewat lagu-lagu ikonik seperti I Remember dan On the Night Like This. Jangan sampai lolos, ya!





