JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan, informasi yang beredar di media sosial mengenai pemberian dana bantuan kepada seluruh masyarakat Indonesia melalui pendaftaran pesan Messenger merupakan hoaks.
Klarifikasi tersebut disampaikan setelah beredarnya unggahan akun Facebook yang mengatasnamakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan mengajak masyarakat mendaftarkan diri sebagai penerima bantuan.
"Pemerintah Republik Indonesia Memberikan Dana Bantuan Melalui Kementerian Keuangan RI Untuk Seluruh Masyarakat Indonesia. Di wajibkan untuk mendaftar melalui pesan Messenger agar kami bisa daftarkan data-data anda sebagai penerima dana bantuan," tulis unggahan di media sosial Facebook, yang dikutip dari laman resmi Kemenkeu, Minggu (31/5/2026).
Baca Juga: Perpres Baru Terbit, AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Kemenkeu memastikan informasi tersebut tidak benar dan bukan berasal dari kanal resmi pemerintah.
"Dalam postingan akun Facebook mengatasnamakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menyatakan bahwa Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Keuangan memberikan dana bantuan dan mewajibkan masyarakat untuk mendaftar melalui pesan Messenger agar bisa didaftarkan data-datanya sebagai penerima dana bantuan, merupakan berita hoaks," tulis Kemenkeu.
"Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Keuangan Purbaya," kata Kemenkeu.
Baca Juga: Cari Rumah Murah? BRI Tawarkan KPR Bunga 2,5 Persen untuk Properti Lelang
Masyarakat diminta selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi pemerintah sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi yang beredar di media sosial.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dapat dipastikan keabsahannya.
Penulis : Dina Karina Editor : Desy-Afrianti
Sumber :
- menteri keuangan
- purbaya yudhi sadewa
- dana bantuan
- kementerian keuangan
- hoaks dana bantuan





