JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa Siklon Tropis JANGMI terus mengalami perkembangan di wilayah Laut Filipina.
Berdasarkan pembaruan Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta pada 31 Mei 2026 pukul 07.00 WIB, siklon tersebut diperkirakan akan menguat dalam 24 jam ke depan dan bergerak menjauhi wilayah Indonesia.
BMKG melalui akun Instagram @infobmkg menjelaskan bahwa Siklon Tropis JANGMI berkembang dari Bibit Siklon Tropis 99W yang mencapai intensitas siklon tropis pada 27 Mei 2026 pukul 07.00 WIB. Saat ini, pusat siklon berada di Laut Filipina bagian timur laut Filipina.
Dalam prakiraan 24 jam ke depan, Siklon Tropis JANGMI diprediksi meningkat menjadi kategori 3 dengan arah pergerakan ke barat laut hingga utara.
Baca Juga: Trakindo Buka Program Sales Representative Trainee 2026, Fresh Graduate Bisa Daftar
Pergerakan tersebut membuat sistem cuaca ini semakin menjauhi wilayah Indonesia sehingga tidak memberikan dampak langsung terhadap daratan Indonesia.
Meski demikian, BMKG mengingatkan adanya dampak tidak langsung yang perlu diwaspadai, terutama di wilayah perairan Indonesia bagian timur.
Hingga 1 Juni 2026 pukul 07.00 WIB, potensi gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter (Moderate Sea) diperkirakan terjadi di:
- Samudra Pasifik utara Maluku
- Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya
Kondisi gelombang tersebut berpotensi memengaruhi aktivitas pelayaran, terutama bagi kapal nelayan, kapal tongkang, maupun transportasi laut yang beroperasi di wilayah tersebut.
Baca Juga: Meriah! 12 Ribu Peserta Ikuti Makassar Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi Daerah | SAPA PAGI
Penulis : Dian Nita Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- siklon tropis jangmi
- bmkg
- gelombang tinggi





