BUDAPEST, KOMPAS.TV - Gelandang Arsenal, Declan Rice mengaku sangat sedih atas kekalahan timnya kontra Paris Saint-Germain (PSG) di final Liga Champions 2025-26.
Dalam pertandingan yang bertempat di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Sabtu (30/5/2026) itu, PSG menang lewat adu penalti (4-3) usai bermain imbang 1-1 selama 120 menit.
"Sungguh menghancurkan kehilangan final Liga Champions melalui adu penalti," kata Declan Rice usai pertandingan, dikutip dari laman web resmi Liga Champions.
"Kami berusaha mengambil banyak perspektif dari seberapa jauh perjalanan kami sebagai sebuah tim, ini adalah musim yang luar biasa dan pertandingan malam ini adalah pertandingan ke-63 kami."
Baca Juga: Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Minta Arsenal Jadikan Rasa Sakit sebagai Bahan Bakar
"Kami telah memberikan segalanya hingga titik ini dan ini benar-benar lotre, Anda bisa menang atau kalah lewat adu penalti. Beberapa tim terbaik sepanjang masa pun pernah kalah lewat adu penalti," ucapnya.
Seperti kata Rice, Arsenal merupakan tim dengan total pertandingan (63) terbanyak di antara klub-klub lima liga top Eropa lainnya. Rice sendiri bermain sebanyak 55 kali bersama Arsenal di empat kompetisi.
Terlepas dari itu, kekalahan ini memperpanjang asa Arsenal untuk meraih gelar Liga Champions perdananya. Pada final perdana mereka 2006 silam, The Gunners kalah 1-2 dari Barcelona.
Walaupun demikian, Arsenal mengarungi Liga Champions 2025-26 dengan impresif. Mereka hanya kalah 1 kali, memuncaki league phase, dan hanya kebobolan 7 kali.
Lain itu, Arsenal juga mengakhiri musim ini dengan gelar Liga Inggris 2025-26.
Penulis : Gilang Romadhan Editor : Desy-Afrianti
Sumber : UEFA
- Declan Rice
- Arsenal
- PSG
- Liga Champions
- final liga champions





