AS Selidiki Pelanggaran HKI Vietnam, Berpotensi Kena Tambahan Tarif

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

New York: Amerika Serikat (AS) telah meluncurkan penyelidikan perdagangan baru terkait penanganan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) oleh Vietnam, yang berpotensi membuka jalan bagi tambahan tarif pada impor Vietnam.

Mengutip Investing.com, Minggu, 31 Mei 2026, Kantor Perwakilan Perdagangan AS mengatakan investigasi Bagian 301 akan meneliti kebijakan dan praktik Vietnam terkait perlindungan dan penegakan HKI serta menilai dampaknya terhadap perdagangan AS.

Perwakilan Perdagangan AS Jamieson Greer mengatakan penyelidikan ini bertujuan untuk mengatasi kekhawatiran yang telah lama ada terkait penegakan HKI di Vietnam dan dapat menghasilkan tindakan lebih lanjut jika diperlukan.

"Kita perlu melihat Vietnam menyelesaikan kekhawatiran yang telah lama ada ini, termasuk berbagai masalah penegakan HKI, dengan cara yang berkelanjutan dan dapat mencegah pelanggaran HKI di masa mendatang," kata Greer dalam sebuah pernyataan.

Investigasi terbaru ini menambah dua penyelidikan Pasal 301 yang sedang berlangsung di Vietnam terkait dugaan kelebihan kapasitas manufaktur dan kerja paksa. Investigasi tersebut diperkirakan akan selesai pada Juli mendatang.

Investigasi berdasarkan Pasal 301 dapat memberikan dasar hukum bagi presiden AS untuk mengenakan tarif impor dari negara-negara yang dianggap terlibat dalam praktik perdagangan tidak adil.
  Baca juga: Trump Ancam Getok Tarif Impor Mobil dari Uni Eropa Jadi 25%

(Ilustrasi. Foto: Medcom.id)
  Vietnam berkomitmen perangi pelanggaran HKI 
Menurut Bloomberg, Vietnam ditetapkan sebagai "negara asing prioritas" dalam laporan kekayaan intelektual tahunan USTR yang dirilis pada April, menandai pertama kalinya dalam 13 tahun sebuah negara menerima klasifikasi tersebut.

Vietnam baru-baru ini meningkatkan upaya penegakan hukum. Perdana Menteri Le Minh Hung mengatakan awal bulan ini negara tersebut tetap berkomitmen untuk memerangi pelanggaran HKI setelah bertemu dengan Wakil Perwakilan Perdagangan AS Rick Switzer di Hanoi.

Penyelidikan baru ini dilakukan di tengah perundingan perdagangan antara Washington dan Hanoi yang masih belum membuahkan hasil. 

Meskipun telah berbulan-bulan melakukan negosiasi, kedua pihak belum mencapai kesepakatan akhir di tengah perselisihan mengenai praktik pengiriman barang, akses pasar, dan surplus perdagangan Vietnam yang terus meningkat dengan Amerika Serikat.

Bloomberg melaporkan surplus perdagangan Vietnam dengan AS melebar menjadi USD178,2 miliar pada 2025, naik sekitar USD54,7 miliar dari tahun sebelumnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Perbaikan Jalan Amblas di Lenteng Agung, Beton Gorong-gorong Terpasang
• 6 jam laludetik.com
thumb
Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, Manajemen Gratiskan Masuk Ancol Mulai 8 Juni
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
SoftBank Rogoh Rp1.559 Triliun Bangun Pusat Data AI di Prancis
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemkot Tangsel: PJU menyala bisa hindari tindakan kriminalitas
• 6 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.