5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Para WNI tersebut merupakan bagian dari warga asing yang terdampak operasi pemberantasan penipuan daring

5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja

IDXChannel - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh memperoleh persetujuan dari Pemerintah Kamboja untuk menghapus denda overstay bagi 5.950 Warga Negara Indonesia (WNI) pelaku sindikat penipuan daring. 

Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Phnom Penh, Krishnajie, mengatakan, KBRI terus berupaya mengoptimalkan pelindungan dan fasilitasi pemulangan bagi para WNI di tengah jumlah kasus yang terus bertambah karena operasi pemberantasan penipuan daring yang masih terus berlangsung hingga saat ini.

Baca Juga:
PM Kamboja Janji Berantas Total Online Scam pada April 2026

“KBRI Phnom Penh terus fasilitasi penghapusan denda overstay yang merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kamboja untuk mempercepat pemulangan WNI. KBRI mengimbau seluruh WNI yang telah memperoleh dokumen perjalanan maupun persetujuan penghapusan denda agar segera kembali ke Indonesia,” kata Krishnajie, Minggu (31/5/2026).

Dia menambahkan, para WNI tersebut merupakan bagian dari warga asing yang terdampak operasi pemberantasan penipuan daring yang terus diintensifkan Pemerintah Kamboja sejak awal 2026.

Baca Juga:
Kamboja Godok UU Anti-Online Scam, Pelaku Bisa Dipenjara Seumur Hidup

Dalam periode pertengahan Januari hingga 22 Mei 2026, jumlah yang melapor dan meminta bantuan kepada KBRI Phnom Penh tercatat mencapai 9.537 WNI.

Baca Juga:
Harga Solar Naik 110 Persen di Kamboja, Capai Rp34 Ribu per Liter

"Sebagian besar WNI yang ditangani KBRI Phnom Penh mengaku memiliki kendala untuk kembali ke Indonesia, mulai dari tidak memiliki paspor, terbebani denda overstay dalam jumlah besar, hingga keterbatasan biaya untuk membeli tiket kepulangan," kata Krishnajie.

Dia mengatakan penanganan kasus menjadi semakin kompleks karena tingginya jumlah WNI yang membutuhkan bantuan dalam waktu bersamaan.

Baca Juga:
6.308 WNI Terlibat Sindikat Online Scam di Kamboja, 2.528 Dipulangkan Bertahap

"Sampai dengan 22 Mei 2026, KBRI Phnom Penh telah fasilitasi 3.630 WNI kembali ke Indonesia," kata dia.

Sementara itu, Krishnajie mengatakan pemerintah Kamboja menegaskan, WNI yang telah memperoleh penghapusan denda overstay agar segera kembali ke Indonesia paling lambat pada 15 Juni 2026.

Selain menghadapi persoalan administrasi keimigrasian, sebagian WNI juga mengalami kesulitan finansial untuk memenuhi kebutuhan dasar selama menunggu proses kepulangan. 

"Untuk itu, KBRI Phnom Penh menyediakan fasilitas penampungan sementara bagi WNI yang membutuhkan. Saat ini, kapasitas penampungan tersebut telah mencapai batas maksimal dengan menampung sekitar 300 WNI," katanya.

KBRI Phnom Penh, kata Krishnajie, kembali mengingatkan para WNI yang telah menerima Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) dan/atau persetujuan penghapusan denda overstay agar segera meninggalkan Kamboja dan kembali ke Indonesia. Langkah tersebut diperlukan untuk memberikan ruang penanganan bagi WNI lain yang masih menunggu proses administrasi dan kepulangan.

Di sisi lain, selain WNI yang datang melapor secara mandiri ke KBRI Phnom Penh, saat ini terdapat sekitar 400 WNI eks jaringan penipuan daring yang terjaring razia aparat kepolisian Kamboja dan ditempatkan di sejumlah fasilitas detensi. 

Pada 21–22 Mei 2026, tim KBRI Phnom Penh telah melakukan kunjungan kekonsuleran kepada 265 WNI yang berada di detensi Bati, Provinsi Takeo, guna memastikan kondisi mereka sekaligus mengidentifikasi kebutuhan untuk proses pemulangan ke Indonesia.

"KBRI Phnom Penh menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan dan perlindungan kekonsuleran bagi seluruh WNI yang menghadapi permasalahan hukum maupun keimigrasian di Kamboja, serta mengimbau masyarakat Indonesia untuk lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri yang tidak jelas legalitas dan kredibilitasnya," kata dia.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Emiten Tambang (DOID) Raih Pendapatan Rp 5,68 T pada Kuartal I 2026
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Stok Beras RI Tembus 28 Juta Ton, Wamentan Sudaryono Kebut Tanam 750 Hektar Padi di Lamongan Hadapi El Nino
• 21 menit laluterkini.id
thumb
Dorong Kinerja Kepala Daerah, Mendagri Gelontorkan Insentif Fiskal lewat Ajang Regional
• 21 jam lalukompas.com
thumb
5 Fakta Menarik Dylan Wang, Aktor yang Makin Bersinar Lewat Light to The Night
• 21 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Tes Kepribadian: Gambar Pertama yang Dilihat Bongkar Sisi Dominanmu, Pemimpin Hebat atau Pendengar Setia?
• 23 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.