JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Paris Saint-Germain (PSG), Nasser Al-Khelaifi menyebut Arsenal kurang beruntung dalam laga final Liga Champions 2025-26.
Seperti diketahui, final Liga Champions antara PSG vs Arsenal di Puskas Arena, Sabtu (30/5/2026) harus ditentukan lewat babak adu penalti.
Kedua tim bermain sama kuat 1-1 sepanjang 120 menit. Namun, PSG berhasil menekuk The Gunners dengan skor 4-3 di babak adu penalti.
Ini merupakan gelar kedua PSG dalam dua musim beruntun. Hanya Real Madrid, tim lain yang punya catatan mempertahankan trofi Si Kuping Besar di era Liga Champions.
Baca Juga: PSG Pertahankan Gelar Juara Liga Champions, Luis Enrique: Kami Layak Mendapatkannya
"Hari ini adalah hari bersejarah yang luar biasa. Tahun lalu, berturut-turut, itu tidak mudah, Liga Champions itu sulit," kata Al-Khelaifi usai pertandingan dikutip dari BBC Sport.
"Sangat bangga dengan tim, dengan pelatih, staf, dan para penggemar. Semua orang meragukan kami lagi, tetapi terima kasih Tuhan kami berhasil dan kami percaya," ucapnya.
Sejatinya, PSG ketinggalan lebih dulu lewat gol Kai Havertz pada menit ke-6. Namun, Les Parisiens menyamakan kedudukan pada menit 65 lewat penalti Ousmane Dembele.
Al-Khelaifi mengaku dirinya sudah punya firasat PSG bakal menang walaupun tertinggal pada babak pertama. Tetapi, dirinya juga menyebut Arsenal kurang beruntung.
"Saya berkata kepada para pemain saya setelah babak pertama, kita akan menang. Saya janji, saya merasakannya sebelum pertandingan, saya tahu ini akan berat," kata Khelaifi.
Penulis : Gilang Romadhan Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- Nasser Al-Khelaifi
- presiden psg
- PSG
- Paris Saint-Germain
- PSG juara liga champions
- final liga champions 2025-26





