Kemlu: 5.950 WNI di Kamboja Dapat Penghapusan Denda Overstay untuk Percepat Pemulangan

rctiplus.com
4 jam lalu
Cover Berita
Kemlu: 5.950 WNI di Kamboja Dapat Penghapusan Denda Overstay untuk Percepat PemulanganNasional | okezone | Minggu, 31 Mei 2026 - 11:09Dengarkan Berita

JAKARTA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui KBRI Phnom Penh memperoleh persetujuan Pemerintah Kamboja, untuk menghapus denda overstay bagi 5.950 Warga Negara Indonesia (WNI) yang terkait kasus sindikat penipuan daring. Kebijakan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemulangan para WNI ke Tanah Air.

Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Phnom Penh, Krishnajie, mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan upaya pelindungan dan fasilitasi pemulangan WNI di tengah meningkatnya jumlah kasus akibat operasi pemberantasan penipuan daring yang masih berlangsung di Kamboja.

"KBRI Phnom Penh terus memfasilitasi penghapusan denda overstay yang merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kamboja untuk mempercepat pemulangan WNI. KBRI mengimbau seluruh WNI yang telah memperoleh dokumen perjalanan maupun persetujuan penghapusan denda agar segera kembali ke Indonesia," ujar Krishnajie, Minggu (31/5/2026).

Baca Juga:Kado Prabowo untuk Buruh saat May Day: Ratifikasi ILO 188 hingga Terbitkan Perpres Ojol

Krishnajie mengungkapkan, para WNI tersebut merupakan bagian dari warga asing yang terdampak operasi pemberantasan penipuan daring yang diintensifkan Pemerintah Kamboja sejak awal 2026. Dalam periode pertengahan Januari hingga 22 Mei 2026, jumlah WNI yang melapor dan meminta bantuan kepada KBRI Phnom Penh mencapai 9.537 orang.

"Sebagian besar WNI yang ditangani KBRI Phnom Penh mengaku memiliki kendala untuk kembali ke Indonesia, mulai dari tidak memiliki paspor, terbebani denda overstay dalam jumlah besar, hingga keterbatasan biaya untuk membeli tiket kepulangan," katanya.

Menurut dia, penanganan kasus menjadi semakin kompleks karena tingginya jumlah WNI yang membutuhkan bantuan dalam waktu bersamaan.

"Sampai dengan 22 Mei 2026, KBRI Phnom Penh telah memfasilitasi 3.630 WNI kembali ke Indonesia," ungkapnya.

 

Sementara itu, Pemerintah Kamboja meminta WNI yang telah memperoleh penghapusan denda overstay untuk segera kembali ke Indonesia paling lambat pada 15 Juni 2026.

Selain menghadapi persoalan administrasi keimigrasian, sebagian WNI juga mengalami kesulitan finansial untuk memenuhi kebutuhan dasar selama menunggu proses kepulangan.

Baca Juga:Kabur ke Gang Buntu, Maling Motor Bersarung Babak Belur Dihajar Warga Surabaya

"Untuk itu, KBRI Phnom Penh menyediakan fasilitas penampungan sementara bagi WNI yang membutuhkan. Saat ini, kapasitas penampungan tersebut telah mencapai batas maksimal dengan menampung sekitar 300 WNI," jelas Krishnajie.

Ia kembali mengingatkan WNI yang telah menerima Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) dan/atau persetujuan penghapusan denda overstay agar segera meninggalkan Kamboja dan kembali ke Indonesia. Langkah tersebut diperlukan untuk memberikan ruang penanganan bagi WNI lain yang masih menunggu proses administrasi dan kepulangan.

Di sisi lain, terdapat sekitar 400 WNI eks jaringan penipuan daring yang terjaring razia aparat kepolisian Kamboja dan saat ini ditempatkan di sejumlah fasilitas detensi.

Pada 21–22 Mei 2026, tim KBRI Phnom Penh telah melakukan kunjungan kekonsuleran kepada 265 WNI yang berada di detensi Bati, Provinsi Takeo, guna memastikan kondisi mereka sekaligus mengidentifikasi kebutuhan untuk proses pemulangan ke Indonesia.

Baca Juga:Prabowo Teken Perpres Perlindungan Ojol, Minimal 92 Pendapatan untuk Pengemudi

“KBRI Phnom Penh menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan dan perlindungan kekonsuleran bagi seluruh WNI yang menghadapi permasalahan hukum maupun keimigrasian di Kamboja, serta mengimbau masyarakat Indonesia untuk lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri yang tidak jelas legalitas dan kredibilitasnya,” pungkasnya. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jalur Puncak Cianjur Padat, Polisi Terapkan Satu Arah
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
7 Orang Penambang Emas Terjebak di Gua Sempit, Begini Kabar Terbarunya
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Belum Jadi Ibu Kota RI, IKN Sudah Diguyur Uang Investor Segini
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Nikmati Promo Cashback dan Jelajahi Dunia Tanpa Batas, Upgrade Kartu ke BRI Debit Contactless Mastercard
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Android Auto Uji Fitur Swipe Antar Aplikasi Media untuk Permudah Perpindahan Audio Saat Berkendar
• 12 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.