JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 58 calon pengantin diduga menjadi korban penipuan yang dilakukan Wedding Organizer (WO) Marwah.
Dari 24 korban yang telah terdata, total kerugian yang dilaporkan mencapai sekitar Rp 2,6 miliar.
"Hingga saat ini, dari 24 korban yang telah terdata, total kerugian yang dilaporkan mencapai sekitar Rp2.658.885.000," ujar Ujar Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol. Alfian Nurrizal, dalam akun resmi Tiktok, @alfiannurrizal.id dikutip Kompas.com, Minggu (31/5/2026).
Baca juga: Pemilik WO Marwah Ditangkap, Total 58 Calon Pengantin Jadi Korban
Data tersebut diungkap Polres Metro Jakarta Timur setelah mengamankan pemilik WO Marwah yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
Berdasarkan pendataan sementara terdapat 58 calon pengantin yang diduga menjadi korban.
Dari jumlah itu, dua pasangan telah melangsungkan pernikahan, tetapi tidak mendapatkan fasilitas sesuai yang dijanjikan.
Sementara 56 pasangan lainnya belum dapat melaksanakan acara pernikahan yang telah direncanakan.
Jumlah korban maupun nilai kerugian masih bisa bertambah karena proses pendataan dan pemeriksaan terhadap korban lainnya masih berlangsung.
Baca juga: Curahan Hati Pengantin Korban WO Marwah: Resepsi Impian Hancur, Tersisa Trauma dan Kecewa
"Jumlah (kerugian) masih berpotensi bertambah seiring proses pendataan dan pemeriksaan terhadap korban lainnya yang masih berlangsung," demikian keterangan Alfian.
Dalam unggahan yang sama, terlihat pertemuan antara para korban WO Marwah dengan dua orang yang diduga telah diamankan dalam perkara tersebut di Polres Metro Jakarta Timur.
Pertemuan itu dipimpin langsung oleh Alfian dan dihadiri penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur serta para korban.
Dalam kesempatan itu, para korban meminta pertanggungjawaban atas kerugian yang mereka alami.
Salah seorang korban menegaskan bahwa fokus utama mereka adalah pengembalian kerugian yang telah ditimbulkan.
"Kita menuntut tanggung jawab. Intinya itu," ujar salah satu korban.
Baca juga: Pengantin Korban WO Marwah Mengaku Masih Trauma dan Kecewa