MEDAN, iNews.id – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 30 kilogram yang diduga berasal dari jaringan internasional Malaysia-Indonesia.
Dalam operasi gabungan tersebut, petugas mengamankan seorang kurir di kawasan perairan Asahan, Kabupaten Asahan.
Pengungkapan kasus besar ini dilakukan oleh Tim Khusus Ditresnarkoba Polda Sumut bekerja sama dengan Tim Patroli Laut BC 1508 Bea Cukai Teluk Nibung pada Senin (18/5/2026) sekitar pukul 07.40 WIB.
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi menjelaskan, operasi ini bermula dari informasi intelijen mengenai adanya pengiriman sabu melalui jalur laut menuju wilayah Sumatera Utara.
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan segera melakukan patroli dan penyelidikan di perairan Asahan.
Saat melakukan penyisiran, petugas mencurigai gerak-gerik satu unit sampan kalok (kapal kayu). Petugas kemudian melakukan penghentian dan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana air tersebut.
Baca Juga:Ribuan Buruh Sidoarjo Gelar Aksi May Day, Konvoi ke Kantor Gubernur JatimDari hasil penggeledahan di dalam sampan, petugas menemukan dua karung berisi puluhan bungkus teh China merek Guanyinwang yang digunakan untuk mengelabui petugas.
"Secara terperinci, barang bukti yang ditemukan terdiri atas 16 bungkus sabu seberat 16 kg, 14 bungkus sabu seberat 14 kilogram. Total keseluruhan barang bukti mencapai 30 kilogram sabu," katanya, Sabtu (30/5/2026).
Selain menyita barang haram tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial TH alias WN (54), warga Kota Tanjungbalai, yang berada di atas sampann.
Berdasarkan pemeriksaan awal, tersangka TH mengaku menjemput sabu tersebut dari seseorang yang diduga warga negara Malaysia di wilayah perairan perbatasan. Tersangka berencana menyerahkan barang tersebut kepada pihak lain atas instruksi seseorang berinisial M, yang saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
"Saat ini tersangka berikut seluruh barang bukti telah diamankan di Mako Ditresnarkoba Polda Sumut guna menjalani proses hukum lebih lanjut," ujar Kombes Pol Andy Arisandi.
Baca Juga:Kabur ke Gang Buntu, Maling Motor Bersarung Babak Belur Dihajar Warga SurabayaPolda Sumut menegaskan komitmennya untuk terus memperketat pengawasan di jalur perairan yang sering dimanfaatkan oleh jaringan narkotika internasional sebagai pintu masuk ke wilayah Sumatera Utara.
Petugas juga telah berkoordinasi untuk pengujian laboratorium forensik terhadap barang bukti yang disita.
#sumut




