Geger Asap Putih Pekat Selimuti Rumah Warga di Tuban, Tercium Bau Menyengat

rctiplus.com
1 jam lalu
Cover Berita
Geger Asap Putih Pekat Selimuti Rumah Warga di Tuban, Tercium Bau MenyengatNasional | inews | Minggu, 31 Mei 2026 - 14:57Dengarkan Berita

TUBAN, iNews.id – Warga Desa Selogabus, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, digegerkan munculnya kepulan asap putih pekat yang membubung tinggi dari area gudang PT NESR, perusahaan penyuplai gas di wilayah setempat, Minggu (31/5/2026). 

Kepulan asap putih yang muncul di pagi hari tersebut langsung menyebar ke permukiman penduduk karena tertiup angin. Akibatnya, asap pekat dengan cepat menyelimuti lingkungan sekitar hingga masuk ke dalam rumah-rumah warga. Kondisi ini memicu kepanikan massal lantaran warga khawatir terjadi kebocoran gas beracun yang berbahaya.

Selain memunculkan pemandangan yang mencekam, kepulan asap putih tersebut dilaporkan mengeluarkan aroma tmenyengat mirip bau gas. Sejumlah warga yang cemas langsung mendatangi lokasi pabrik dan mendesak petugas keamanan untuk segera menghentikan aktivitas operasional tersebut.

Dian Agus Dwi Setyanto, salah seorang warga yang rumahnya berada persis di depan pabrik, menceritakan detik-detik peristiwa yang sempat viral di media sosial tersebut.

Baca Juga:Terungkap! Ini Penyebab Avanza Tertabrak KA Argo Bromo Tewaskan 4 Orang di Grobogan

"Itu kejadiannya pagi, saya bangun tidur tahu-tahu asap sudah membubung banyak di depan rumah. Saya cari sumbernya, ternyata dari pabrik Neser. Di sana saya ditemui Satpam, katanya lagi ada kegiatan membuang atau mentransfer gas," ujar Dian.

Dian menambahkan, gangguan dari operasional perusahaan ini bukan kali pertama dirasakan oleh masyarakat sekitar. "Kejadian asap seperti ini saya tahu sudah tiga kali lebih. Kalau yang kemarin baunya enggak begitu menyengat, tapi yang dulu-dulu itu sangat menyengat," keluhnya.

Tercatat sedikitnya ada 7 hingga 10 Kepala Keluarga (KK) yang posisinya paling dekat dengan gudang terkena dampak langsung dari kepulan asap putih tersebut. Selain bau menyengat, warga juga kerap mengeluhkan suara kebisingan dari aktivitas operasional perusahaan pada waktu-waktu tertentu.

Setelah insiden tersebut memicu kegaduhan, pihak manajemen PT NESR memberikan klarifikasi. Perusahaan menjelaskan bahwa kepulan asap putih pekat itu keluar saat adanya proses transfer atau pemindahan gas nitrogen di area operasional mereka.

Baca Juga:Komdigi Dorong Sinkronisasi Penegakan Hukum Ruang Digital

Kendati diklaim sebagai gas nitrogen, Kepala Desa Selogabus, Idrus, menegaskan bahwa aktivitas tersebut sudah sangat meresahkan dan menciptakan ketakutan di tengah masyarakat. Pihak pemerintah desa pun langsung mengambil langkah cepat untuk menindaklanjuti keluhan warga.

"Memang kemarin terjadi permasalahan terkait operasional PT NSR (PT NESR). Ada laporan asap yang dikonfirmasi pihak PT disebabkan karena nitrogen. Tentunya ini menjadi ketakutan dari warga dan memang sangat meresahkan," kata Idrus.

Idrus menyatakan pihaknya kini tengah bergerak bersama jajaran aparatur penegak hukum dan pemerintah di tingkat atas. 

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, mulai dari kecamatan, Satpol PP, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Ini akan segera ditindaklanjuti," ucapnya.

Pemerintah Desa Selogabus bersama warga kini tidak hanya menuntut penanganan polusi udara dan suara, melainkan juga menyorot tajam aspek perizinan serta analisis dampak lingkungan (Amdal) yang dimiliki oleh PT NESR.

Masyarakat mendesak agar seluruh aktivitas usaha di kawasan tersebut dijalankan sesuai dengan regulasi dan ketentuan hukum yang berlaku, tanpa mengorbankan kenyamanan warga. 

Baca Juga:Sarang Narkoba di Medan Digerebek, 3 Orang Ditangkap Belasan Lainnya Kabur Nyemplung Sungai

Terlebih lagi, lokasi gudang penyuplai gas ini berada sangat dekat dengan area permukiman padat penduduk dan fasilitas sekolah.

#jatim

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pembunuh Siswi SMK di Cianjur Ternyata Ayah Tirinya, Pelaku Jerat Leher Korban Pakai Kabel Charger, Motifnya Konflik Rumah Tangga
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemkot Tangsel: PJU menyala bisa hindari tindakan kriminalitas
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Demo Anti-ICE di New Jersey Berujung Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Blokade Laut AS Terhadap Iran Masih Berlaku, Iran: Khianati Diplomasi
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Top 3 Voli: STY Kagum dengan Megawati Hangestri, PBVSI Panggil 2 Hitter ke Pelatnas, hingga Pelatih Kang Sung-hyung Blak-blakan soal Megatron
• 17 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.