24.095 CCTV Siap Pantau Jakarta, Deteksi Dini Gangguan Keamanan hingga Banjir

disway.id
14 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dan Polda Metro Jaya bekerja sama membangun sistem pengawasan ibu kota dengan mengintegrasikan puluhan ribu kamera pengawas (closed circuit television/CCTV) di berbagai wilayah. 

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepakatan (memorandum of understanding) antara Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri di Balai Kota DKI Jakarta Senin, 18 Mei 2026. 

Kesepakatan ini sekaligus menjadi fondasi bagi pengembangan sistem pelayanan dan pemantauan berbasis data di tengah upaya mempercepat transformasi Jakarta menuju kota global. 

Menurut Gubernur Pramono Anung, Jakarta dengan penduduk lebih dari 11 juta jiwa tidak lagi dapat dikelola menggunakan pendekatan konvensional.

BACA JUGA:Pemprov DKI Hapus Denda PKB dan BBNKB hingga 31 Agustus 2026 di Perayaan HUT Jakarta

Pemerintah daerah butuh instrumen yang mampu menyediakan informasi secara cepat dan akurat sebelum membuat keputusan.

Selama bertahun-tahun, kamera pengawas di Jakarta dikelola secara sektoral. Pemerintah daerah punya jaringan sendiri.

Di pihak lain, kepolisian memiliki sistem berbeda. Sementara kawasan bisnis, pusat perbelanjaan, gedung perkantoran hingga permukiman memasang CCTV secara mandiri.

Kondisi ini menyebabkan data visual yang tersedia belum sepenuhnya dapat dimanfaatkan secara optimal karena masih terfragmentasi. 

"Integrasi menjadi kunci utama. Ketika seluruh kamera yang tersebar dapat saling terhubung, maka pengawasan kota akan jauh lebih efektif dibandingkan jika masing-masing berjalan sendiri-sendiri," kata Pramono.

BACA JUGA:Pemprov Kalbar Raih Penghargaan Demokrasi Nasional, Ria Norsan Dorong Partisipasi Publik Terus Diperkuat

Melalui sistem berbagi pakai yang sedang dibangun, berbagai instansi nantinya dapat mengakses informasi sesuai kewenangan masing-masing.

Pemprov DKI dapat memanfaatkan data visual untuk memantau kondisi lalu lintas, mengawasi titik rawan banjir, memonitor kebersihan lingkungan, sampai mengukur kualitas pelayanan publik.

Di pihak lain, kepolisian memperoleh dukungan lebih kuat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Rekaman maupun pemantauan langsung CCTV dapat membantu proses deteksi dini gangguan keamanan, pengaturan arus lalu lintas, penanganan kemacetan, hingga mendukung penyelidikan tindak pidana.

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ekspor CPO hingga Batu Bara Satu Pintu Lewat PT DSI Berlaku Mulai Besok
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Catat Jadwalnya, Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar di Piala AFF U-19 2026
• 10 jam lalubola.com
thumb
Airlangga Targetkan Implementasi Penuh Ekspor Satu Pintu Lewat Danantara Diterapkan 1 Januari 2027
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Pilih Mundur Sebagai Kuasa Hukum Erin, Sunan Kalijaga Singgung Hal Ini: ART adalah Bagian dari Keluarga
• 15 jam lalugrid.id
thumb
Polisi Beberkan Jumlah Korban Sementara Kasus Dugaan Penipuan WO di Jaktim
• 17 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.