Dimulai 1 Juni 2026, Implementasi Ekspor Lewat Danantara Akan Dievaluasi per Tiga Bulan

idxchannel.com
12 jam lalu
Cover Berita

Implemantasi ekspor satu pintu ini akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yakni batu bara, kelapa sawit, dan ferro Alloy.

Dimulai 1 Juni 2026, Implementasi Ekspor Lewat Danantara Akan Dievaluasi (iNews Media Group) per Tiga Bulan

IDXChannel - Implementasi ekspor tiga komoditas strategis lewat satu pintu PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dimulai besok Senin, 1 Juni 2026. Nantinya, implementasi ini akan dievaluasi per tiga bulan.

"Implementasi akan berlaku mulai besok 1 Juni 2026 yang merupakan periode transisi, di mana kegiatan ekspor berjalan seperti biasa namun demikian kewajiban bagi perusahaan ekspor wajib melaporkan melalui PT DSI sebagai BUMN ekspor," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto  dalam konferensi pers persiapan operasional PT DSI di Gedung Danantara, Minggu (31/5/2026).

Baca Juga:
Pasar Khawatir BUMN Ekspor Picu Outflow Modal Asing, Ini Alasannya

Dia menambahkan, dalam pelaporan ini dilayani oleh Bea Cukai lewat akses portal Ceisa 4.0 yang disiapkan oleh Dirjen Bea Cukai.

"Ini akan dilakukan evaluasi tiga bulan pertama, evaluasi ini menjadi dasar dalam implementasi tahap berikutnya," kata Airlangga.

Baca Juga:
Ekspor Tiga Komoditas Strategis Lewat Danantara Dimulai Besok 1 Juni 2026

Airlangga menambahkan, implemantasi ekspor satu pintu ini akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yakni batu bara, kelapa sawit, dan ferro Alloy.

Ketiga komoditas strategis ini menyumbang nilainya sebesar USD66,13 miliar atau 23,4 persen dari total ekspor nasional. Ini penopang surplus neraca perdagangan selama 71 bulan berturut-turut dengan gambaran ekspor batu bara USD24,48 miliar, Kelapa Sawit USD24,2 miliar, Ferro Alloy USD16,49 miliar.

Baca Juga:
Ekspor SDA Satu Pintu lewat DSI, Ini Kata Vale (INCO)

"Ini akan dilakukan dengan mekanisme ekpor satu pintu, pengawasan ekspor serta kualitas dan validitas data ekspor agar lebih baik," kata dia.

Baca Juga:
Ekspor Minyak AS Capai Rekor Tertinggi, Gantikan Pasokan dari Timteng

Lebih lanjut Airlangga mengatakan, kebijakan implementasi ini menegaskan kehadiran negara dalam mengelola SDA strategis secara terkoordinasi dan akuntable, sehingga mengoptimalkan peran para pelaku ekspor dalam perekonomian nasional.

"Ini diharapkan untuk menjaga kepastian usaha, arus barang, realisasi ekspor dan kontrak yang telah berjalan tetap dihormati dan tentunya ini mengacu dengan kesepakatan antara eksportir dan mitra dagangnya," katanya.

Airlangga menegaskan ekspor satu pintu ini dipercaya dapat memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor. Tujuannya untuk mencegah praktik transfer pricing hingga underinvoicing dan pelarian devisa hasil ekspor.

"Sehingga nilai hasil ekspor yang tecatat menggambar transaski ekspor yang sebenarnya, kewajiban terhadap negara dan penerimaan negara dari pelaksanaan ekspor lebih optimal," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Libur Idul Adha Usai, Jasamarga Prediksi Arus Balik Jabotabek Melonjak hingga Besok
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Idul Adha 2026, Le Minerale dan Masjid Istiqlal Lanjutkan Kolaborasi Berbagi untuk Masyarakat
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Ruben Onsu Disebut Sudah Tak Nafkahi Anak Sejak Akhir 2025
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Tebing Setinggi 400 Meter di Toraja Utara Longsor, Warga Harapkan Bantuan Alat Berat | KOMPAS SIANG
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Pendaki Pemula Wajib Tahu! 5 Tips Aman Sebelum Naik Gunung
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.