JAKARTA, KOMPAS.TV - Memasuki bulan Juni 2026, masyarakat Jawa yang masih menggunakan penanggalan tradisional dapat menyimak kalender Jawa untuk mengetahui weton harian yang bertepatan dengan kalender Masehi dan Hijriah.
Informasi ini kerap digunakan sebagai referensi dalam berbagai kegiatan, mulai dari menentukan hari baik, tradisi adat, hingga kebutuhan budaya lainnya.
Pada pekan pertama Juni 2026, penanggalan Jawa memasuki pertengahan bulan Dzulhijjah 1447 Hijriah. Berikut kalender Jawa pekan pertama Juni 2026 lengkap dengan weton dan tanggal Hijriahnya:
Baca Juga: Menkeu Purbaya: Pembentukan PT DSI Tidak Ubah Skema Pajak
- Senin Wage, 1 Juni 2026 = 15 Dzulhijjah 1447 Hijriah
- Selasa Kliwon, 2 Juni 2026 = 16 Dzulhijjah 1447 Hijriah
- Rabu Legi, 3 Juni 2026 = 17 Dzulhijjah 1447 Hijriah
- Kamis Pahing, 4 Juni 2026 = 18 Dzulhijjah 1447 Hijriah
- Jumat Pon, 5 Juni 2026 = 19 Dzulhijjah 1447 Hijriah
- Sabtu Wage, 6 Juni 2026 = 20 Dzulhijjah 1447 Hijriah
- Ahad Kliwon, 7 Juni 2026 = 21 Dzulhijjah 1447 Hijriah
Baca Juga: Kumpulan Link Twibbon Hari Lahir Pancasila 2026, Gratis untuk Dibagikan di Media Sosial
Kalender Jawa merupakan sistem penanggalan yang menggabungkan unsur kalender Islam, kalender Hindu, dan tradisi Jawa.
Hingga saat ini, penanggalan tersebut masih digunakan oleh sebagian masyarakat, terutama di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Dengan mengetahui kalender Jawa Juni 2026, masyarakat dapat lebih mudah mencocokkan tanggal Masehi, Hijriah, dan weton dalam satu waktu.
Informasi ini juga menjadi referensi bagi mereka yang ingin mengikuti tradisi budaya Jawa yang masih dilestarikan hingga sekarang.
Penulis : Dian Nita Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- kalender jawa juni 2026
- pekan pertama
- weton





