60 Hektare Lahan di Pelalawan Riau Terbakar

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pelalawan: Tim Manggala Agni dari Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra berjuang keras memadamkan kebakaran lahan seluas sekitar 60 hektare yang terjadi di Desa Sokoi, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatra, Ferdian Krisnanto, menyampaikan pihaknya menurunkan tim Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Rengat untuk menangani kebakaran tersebut. Proses pemadaman dimulai pada Sabtu, 30 Mei 2026, setelah tim diturunkan sehari sebelumnya.

"Penanganan pada hari pertama masih belum menunjukkan hasil yang signifikan, mengingat bahan bakar yang kering sangat melimpah di lokasi. Estimasi luas area yang terbakar mencapai 60 hektare," ujar Ferdian dalam keterangan resmi yang diterima di Pekanbaru, seperti dilansir Antara, Minggu, 31 Mei 2026.

Ferdian menjelaskan kondisi saat ini masih terlihat kepulan asap, meskipun bagian kepala api di sisi Selatan sudah berhasil dibendung. Pada pagi hari ini, tim masih terus memfokuskan upaya pemadaman sejak Manggala Agni Daops Rengat tiba pada Sabtu (30 Mei) dini hari dan langsung memulai operasi di lapangan.
 

Baca Juga :

Patroli Udara Deteksi Karhutla di Muara Enim, Api Berhasil Dipadamkan


Menurut Ferdian, keputusan untuk memusatkan upaya pemadaman di Desa Sokoi dinilai tepat karena hasil pemantauan udara menunjukkan kondisi kebakaran yang cukup luas serta asap tebal di lokasi tersebut. Sebanyak dua tim dibagi untuk memadamkan kepala api dan sayap api.

Sementara itu, di wilayah Riau lainnya, kegiatan pemadaman dan pendinginan juga terus dilakukan. Di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, kondisi kebakaran mulai menunjukkan perbaikan setelah tim pemadam darat dari Manggala Agni Daops Pekanbaru terus melakukan penyerangan selama empat hari berturut-turut.


Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Foto: BPBD Aceh Barat.

"Upaya ini didukung oleh satu unit helikopter water bombing dari satuan tugas udara. Kondisi angin yang tidak terlalu kencang turut membantu sehingga mempermudah proses pemadaman. Saat ini, kegiatan pemadaman masih berlanjut," ungkap Ferdian.

Selain itu, pemadaman juga dilakukan di wilayah Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, dengan progres yang sangat signifikan. Pada minggu ini, upaya dilanjutkan untuk memastikan tidak ada lagi titik asap yang tersisa di lokasi tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warga Boston Kaget Dengar Dentuman Keras di Siang Hari, Ternyata dari Meteor
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Rupiah Rawan Lanjutkan Depresiasi hingga Rp.17.950 per Dolar AS Pekan Depan
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Geger Siswi SMK di Makassar Dicoret dari Paskibraka gegara Bahasa Daerah, Ini Respons Kesbangpol 
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
Catat Jadwalnya, Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar di Piala AFF U-19 2026
• 1 jam lalubola.com
thumb
Babat Hutan Lindung di Lampung, Dua Pelaku Diringkus Saat Angkut Kayu
• 8 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.