Sumber Global Energy (SGER) Absen Bagi Dividen, Pertama Kali sejak IPO

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) memutuskan untuk tidak membagikan dividen tunai kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025.

PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) memutuskan untuk tidak membagikan dividen tunai kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) memutuskan untuk tidak membagikan dividen tunai kepada pemegang saham. Keputusan tersebut merupakan yang pertama kalinya sejak perusahaan batu bara tersebut IPO pada Agustus 2020.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 25 Mei 2026, para pemegang saham menyetujui seluruh laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp207,79 miliar tidak menjadi dividen. Sebanyak Rp10 miliar disisihkan untuk dana cadangan.

Baca Juga:
ITMG Bagikan Dividen Final Rp992 per Saham, Yield 3,79 Persen

"Sisa dari laba bersih 2025 yang tidak ditentukan penggunaannya ditetapkan sebagai laba ditahan," kata manajemen SGER dikutip Minggu (31/5/2026).

Langkah perseroan untuk absen membagikan dividen sejalan dengan kinerja keuangan yang melemah akibat turunnya harga batu bara. 

Baca Juga:
AADI Tebar Sisa Dividen USD200 Juta, Simak Jadwalnya

Pada 2025, SGER membukukan pendapatan sebesar Rp6,74 triliun, anjlok hingga 54 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp14,76 triliun. Seiring penurunan tersebut, laba bersih perseroan juga turun 68 persen dari Rp659 miliar menjadi Rp213 miliar.

Dalam RUPST tersebut, para pemegang saham juga sepakat dan menyetujui Laporan Tahunan yang berakhir pada 31 Desember 2025 sekaligus memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquite et de charge) kepada anggota Direksi dan Komisaris.

RUPST juga memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menentukan besaran gaji atau honorarium dan tunjangan kepada Direksi dan Dewan Komisaris, dengan tetap memperhatikan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi.

Selain itu, RUPST juga menunjuk Kantor Akuntan Publik Morhan & Rekan untuk mengaudit buku dan catatan perseroan yang berakhir pada 31 Desember 2026.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jenazah Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Diberangkatkan dari RSPAD ke Rumah Duka
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Sekolah Rakyat Harus Miliki SOP Serupa, Kualitas Layanan Tak Boleh Berbeda
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Drone Setengah Triliun Hancur, Kontraktor dan Tentara AS Pun Cedera Usai Pembalasan Iran
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Waisak 2026, Menag Titip Pesan untuk Umat Buddha
• 10 jam laluliputan6.com
thumb
Inspiratif, Ini 4 Selebriti yang Hobi Membaca Buku
• 1 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.