Olivia Rodrigo Bantah Rumor Berseteru dengan Taylor Swift, Pilih Abaikan Spekulasi Warganet

tabloidbintang.com
2 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Olivia Rodrigo mengaku tak terlalu memedulikan berbagai teori dan spekulasi yang beredar di internet mengenai kehidupan pribadinya.

Musisi berusia 23 tahun itu membantah rumor yang menyebut dirinya berseteru dengan Taylor Swift. Namun, Olivia mengatakan bahwa ia kini terbiasa menghadapi berbagai spekulasi yang terus mengiringi perjalanan karier dan kehidupan pribadinya.

Dalam wawancara di siniar Popcast, pelantun lagu "Drop Dead" itu menjelaskan bahwa ia memilih untuk tidak terlalu memikirkan berbagai teori yang muncul di media sosial.

“Saya tidak terlalu memikirkannya. Itu memang bagian dari konsekuensi menjadi figur publik. Jika saya harus menanggapi setiap teori atau investigasi warganet yang benar maupun salah tentang hidup saya dan hubungan saya dengan orang lain, saya bisa menjadi gila. Tidak ada cukup waktu dalam sehari untuk itu,” ujarnya.

Olivia mengaku bahwa menjaga jarak secara emosional dari berbagai spekulasi daring menjadi langkah penting demi kesehatan mentalnya.

“Untuk bisa baik-baik saja, saya harus belajar melepaskan diri dari semua itu. Pengalaman tersebut sangat gila bagi semua pihak yang terlibat,” katanya.

Penyanyi yang pernah menjalin hubungan dengan aktor Louis Partridge itu menambahkan bahwa dirinya masih terus berusaha untuk tidak terlalu memedulikan penilaian orang-orang yang sebenarnya tidak mengetahui seluruh detail kehidupannya.

“Saya harus belajar untuk tidak terlalu terikat dengan pendapat orang-orang yang tidak tahu setiap detail hidup saya. Kalau tidak, kita bisa kehilangan kewarasan,” lanjutnya.

Di sisi lain, Olivia juga pernah mengungkapkan bahwa ketenaran yang diraihnya sejak usia muda telah memengaruhi proses pendewasaan dirinya.

Pemeran serial High School Musical: The Musical: The Series itu merasa tumbuh besar di bawah sorotan publik membuat perkembangan dirinya terhambat dalam beberapa aspek.

Dalam wawancara dengan surat kabar The Guardian, Olivia mengatakan bahwa tidak ada manusia yang bisa selalu sempurna.

“Saya merasa sangat dewasa dalam beberapa hal, tetapi juga sangat terhambat dalam hal lainnya karena cara saya tumbuh besar,” ungkapnya.

Menurut Olivia, setiap orang membutuhkan ruang untuk belajar dari kesalahan tanpa harus terus-menerus menjadi sorotan publik.

“Saya memiliki rasa ingin tahu yang besar untuk belajar, berkembang, dan mengalami banyak hal. Tapi bagaimana saya bisa belajar jika saya tidak bisa membuat kesalahan dalam kehidupan pribadi saya sendiri?” katanya.

Meski telah meraih kesuksesan besar dalam beberapa tahun terakhir, Olivia mengaku justru semakin menyadari bahwa dirinya tidak mengetahui banyak hal.

“Saya ingat pernah berpikir bahwa saya sangat dewasa dan memahami semuanya. Namun, semakin bertambah usia, saya semakin menyadari bahwa sebenarnya saya masih tahu sangat sedikit,” tuturnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sidang Perdana Gugatan Juri dan MC Cerdas Cermat di Kalbar Digelar 2 Juni
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Presiden Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Ryamizard Ryacudu
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Ini Desain Medali Finisher Riau Bhayangkara Run, Beda dan Penuh Makna
• 2 jam laludetik.com
thumb
Menag Ajak Momen Hari Raya Waisak Perkuat Menebarkan Kebajikan
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Ramalan Suram soal AI dan PHK Massal Bikin Ngeri, Ini Faktanya di Lapangan
• 8 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.