HARIAN FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, meninggal dunia pada Minggu, 31 Mei 2026 pukul 14.03 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, setelah berjuang melawan sakit pada usia 76 tahun.
Perjalanan Karier dan Dedikasi Sang JenderalRyamizard Ryacudu lahir di Palembang pada 21 April 1950 dan menorehkan jejak panjang di dunia militer dan pemerintahan Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) pada periode 2002 hingga 2005 di era Presiden Megawati Soekarnoputri. Pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, Ryamizard dipercaya sebagai Menteri Pertahanan dari 27 Oktober 2014 hingga 20 Oktober 2019.
Lebih lanjut, selama menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Ryamizard dikenal sebagai penggagas program Bela Negara yang menanamkan nilai-nilai nasionalisme serta memperkuat sistem pertahanan rakyat semesta.
Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen Rico Ricardo Sirait menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi duka cita atas meninggalnya Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu pada hari Minggu, 31 Mei 2026 pukul 14.03 WIB di RSPAD.
“Jenazah almarhum saat ini sedang dalam proses menuju pemulasaraan di rumah duka RSPAD,” jelas Brigjen Rico saat memberikan keterangan resmi.
Ryamizard meninggalkan seorang istri, Nora Tristyana, yang merupakan putri dari mantan Wakil Presiden RI, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, serta tiga orang anak. Rencananya, almarhum akan diberi penghormatan terakhir melalui upacara militer sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasanya bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Jenderal Ryamizard Ryacudu dikenang sebagai salah satu putra terbaik bangsa yang mendedikasikan hidupnya untuk memperkuat pertahanan dan kedaulatan negara. (*/)





