JAKARTA, KOMPAS.com - Warga yang sering melewati Jalan Lenteng Agung Timur, Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan menyebut kondisi jalan tersebut sudah bergelombang sebelum ambles pada Kamis (28/5/2026).
Bahkan, menurut warga bernama Sujatmiko (53), permukaan ruas jalan yang ambles itu sempat terlihat menurun dibandingkan kondisi sebelumnya.
"Penurunan itu kelihatan jelas di hari Senin (25/5/2026) kemarin. Bagian tengah yang dekat dengan sisi kiri jalan menurun," ujar Sujatmiko saat dijumpai Kompas.com di lokasi sekitar jalan ambles, Minggu (31/5/2026).
Baca juga: Jalan Ambles Lenteng Agung Hampir Rampung Diperbaiki, Bakal Diaspal Malam Ini
Setelah itu, warga sekitar melaporkan kondisi jalan raya tersebut pada Rabu (27/5/2026) kepada Kelurahan Srengseng Sawah.
Oleh kelurahan, laporan diteruskan kepada Satuan Pelaksana Bina Marga.
Kemudian pada Kamis (28/5/2026), ruas jalan yang menurun ditambal menggunakan aspal agar permukaannya merata kembali.
Namun, pada Kamis malam, titik jalan yang baru saja diaspal kembali itu justru ambles sekitar pukul 22.30 WIB.
"Ambles lagi di tengah. Mungkin karena kepadatan lalu lintas, juga tekanan muatan kendaraan ya," ungkap Sujatmiko.
Sebelum permukaannya menurun, ruas Jalan Lenteng Agung Timur sudah bergelombang sejak awal Mei.
Kondisi itu dirasakan Sujatmiko saat berkendara menggunakan motor melintasi lokasi jalan yang ambles.
Baca juga: Jalan Ambles di Lenteng Agung Diaspal Malam Ini, Jalanan Bakal Macet
"Sudah terasa mulai kayak gajlukan (bagian bawah motor naik turun) gitu ya. Saya pas waktu naik motor kecepatan 80 kilometer/jam," jelasnya.
Ia bilang, pemerintah provinsi sebenarnya sudah cepat merespons laporan warga saat permukaan jalan turun.
Hanya saja, fokus penanganan hanya sementara atau hanya membuat permukaan yang turun menjadi normal dengan memberikan aspal.
Padahal, menurutnya bagian kanan dan kiri permukaan yang turun perlu dilihat lebih lanjut.
"Enggak berpikir kalau di sebelah itu kan ada lubang tuh, itu enggak dilihat ke dalamnya. Ternyata pas amblas itu, lubang itu sampai ke ujung (utara)," kata Sujatmiko.