Bogor: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menyiapkan program revitalisasi Museum Pajajaran yang terletak di Kota Bogor dengan nilai anggaran mencapai Rp9 miliar. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penataan fasilitas seni dan budaya di daerah tersebut.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan program revitalisasi tersebut menjadi salah satu tindak lanjut dari pelaksanaan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang digelar di Kota Bogor. Acara kirab tersebut melibatkan berbagai unsur budaya dari sejumlah daerah di Jawa Barat.
"Sebagai tindak lanjut, akan ada penataan jalan, trotoar, lampu penerangan, serta taman. Agar Pak Wali Kota bisa fokus pada penataan kelurahan-kelurahan. Nanti kawasannya akan dinamakan Palataran Binokasih," ucap Dedi Mulyadi dalam keterangan tertulisnya di Bandung, seperti dilansir Antara, Minggu, 31 Mei 2026.
Selain revitalisasi museum, pemerintah provinsi juga akan melakukan penataan infrastruktur pendukung di kawasan sekitar Museum Pajajaran hingga Lawang Suryakencana, yang menjadi jalur rute kirab budaya. Penataan tersebut mencakup perbaikan jalan, trotoar, lampu penerangan, serta taman untuk mendukung kawasan budaya yang lebih tertata rapi dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
Baca Juga :
Dedi Mulyadi Janji Sumbangkan Rp1 Miliar Hasil Jual Sapi untuk Persib Bandung
Revitalisasi Museum Pajajaran diharapkan dapat memperkuat fungsi museum sebagai ruang edukasi sejarah sekaligus menjadi pusat pelestarian budaya Sunda di Kota Bogor.
Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, mengapresiasi pelaksanaan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda. Menurutnya, kegiatan tersebut dinilai sebagai upaya untuk mengagungkan kembali warisan budaya Sunda yang ada di Kota Bogor.
"Gubernur telah membawa Mahkota Binokasih mulai dari Sumedang hingga ke Kota Bogor pada hari ini," kata Dedie A Rachim di Bogor, Minggu, 31 Mei 2026.
Kirab budaya tersebut menghadirkan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake serta melibatkan para peserta seni tradisi yang berasal dari 27 kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat, serta perwakilan dari Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Banten, dan Provinsi Jawa Tengah.



