VIVA – Sepak bola Indonesia kembali membuat dunia terkejut. Kali ini bukan di lapangan sepak bola konvensional, melainkan di ajang IFA7 World Championship 2026. Tim Football Association 7 (FA7) Indonesia sukses menciptakan sensasi besar dengan menyingkirkan Brasil di babak semifinal yang berlangsung di Honduras, Minggu 31 Mei 2026.
Kemenangan tersebut terasa semakin istimewa karena diraih lewat pertarungan dramatis yang menguras emosi. Setelah bermain imbang 3-3 sepanjang waktu normal, Indonesia akhirnya memastikan tiket ke final melalui adu penalti dengan skor 2-1.
Menghadapi Brasil yang dikenal sebagai salah satu raksasa sepak bola dunia, skuad Merah Putih tampil tanpa rasa gentar. Sejak menit awal, para pemain Indonesia menunjukkan permainan disiplin, agresif, dan penuh determinasi.
Indonesia bahkan mampu membuat Brasil berada dalam tekanan. Mimpi buruk bagi tim Samba dimulai pada menit ke-13 ketika Tiriec Adriano Manuri sukses menjebol gawang lawan dan membawa Indonesia unggul lebih dulu.
Gol tersebut menjadi suntikan semangat luar biasa bagi skuad Garuda FA7. Permainan cepat dan kombinasi umpan pendek yang diperagakan para pemain Indonesia membuat Brasil kesulitan mengembangkan permainan.
Keunggulan Indonesia semakin bertambah pada menit ke-26. Desman Wakerkwa berhasil mencatatkan namanya di papan skor dan membawa Merah Putih unggul 2-0.
Keunggulan dua gol atas Brasil tentu menjadi pemandangan yang tak banyak diprediksi sebelumnya. Apalagi, Indonesia tampil dengan kekuatan pemain lokal tanpa mengandalkan pemain naturalisasi.
Namun Brasil tidak tinggal diam. Tim Samba menunjukkan mental juara dengan mencetak dua gol cepat pada menit ke-28 dan 29. Skor berubah menjadi 2-2 dan bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, duel berlangsung semakin sengit. Kedua tim saling melancarkan serangan demi merebut tiket ke final.
Indonesia kembali membuat kejutan saat Adriano mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut. Gol itu membawa Indonesia kembali unggul 3-2 dan membuat harapan menuju final semakin terbuka.
Sayangnya, Brasil lagi-lagi mampu bangkit. Mereka mencetak gol penyama kedudukan sehingga skor berubah menjadi 3-3. Hingga peluit panjang dibunyikan, tak ada tim yang mampu mencetak gol tambahan.





