Liputan6.com, Jakarta - Mantan panglima TNI Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto menilai almarhum Ryamizard Ryacudu adalah sosok yang ramah dan terus menjaga silaturahmi. Hal itu diungkapkan Hadi saat takziah ke rumah duka.
“Kami sangat berduka atas berpulangnya jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu sebagai tokoh baik di TNI maupun di masyarakat. beliau terkenal sangat ramah dan selalu menjaga komunikasi dengan seluruh prajuritnya,” kata Hadi di rumah duka, Cikeas, Bogor, Minggu (31/5/2026) malam.
Advertisement
Hadi mengaku karir militernya dibina berdasarkan arahan Ryamizard. Khususnya saat menjabat sebagai Irjen Kementerian Pertahanan dan Ryamizard sebagai menterinya.
“Saya merasakan bahwa bagian dari pembinaan Pak Ryamizard Ryacudu pada waktu saya menjadi Irjen Kemhan beliau menjadi menteri, termasuk ketika kami menjabat di TNI juga selalu diberikan nasihat-nasihat terbaik,” kenang dia.
“Oleh karena itu, saya pada malam hari ini betul-betul merasa kehilangan seorang bapak, seorang senior seorang tokoh yang benar-benar menjadi inspirasi bagi prajurit, juniornya seperti saya, mudah-mudahan beliau husnul khatimah,” imbuhnya menutup.
Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu meninggal dunia di usia 76 tahun, pada Minggu (31/5/2026). Ryamizard wafat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.
Ryamizard diketahui pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada 2014-2019 di era periode pertama Presiden ketujuh RI Joko Widodo atau Jokowi.
Dia juga pernah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Panglima Komandan Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).
Rencananya, Almarhum Ryamizard akan dikebumikan besok di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta.




