Alumni MagangHub Bisa Dapat Sertifikat BNSP Gratis, Ini Syaratnya

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan adanya pemberian fasilitas sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni peserta program Magang Nasional atau MagangHub.

"Pemerintah memfasilitasi sertifikasi bagi peserta MagangHub yang telah menyelesaikan program pemagangan guna meningkatkan daya saing tenaga kerja," kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dikutip dari Antara, Minggu, 31 Mei 2026.

Lebih jauh, ia menegaskan sertifikasi kompetensi merupakan komponen penting bagi lulusan program Magang Nasional, selain sertifikat kelulusan program magang yang telah dijalani peserta selama kurang lebih enam bulan.

Sertifikasi tersebut, lanjut Yassierli, menjadi bukti pengakuan atas kompetensi yang dimiliki peserta, sehingga dapat meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja.

Adapun sertifikasi kompetensi yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) difasilitasi secara gratis oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui balai-balai pelatihan vokasi yang tersebar di berbagai daerah.
  Baca juga: Dibuka Juli, Pemerintah Tambah Kuota Peserta Magang Nasional hingga 150 Ribu

(Ilustrasi. Foto: Freepik)
  Cara daftar
Lebih lanjut, Yassierli menjelaskan alumni Magang Nasional yang ingin memperoleh sertifikasi kompetensi BNSP harus melakukan pendaftaran secara daring dan memilih salah satu dari 15 skema sertifikasi yang tersedia sesuai bidang serta pengalaman kerja yang dimiliki selama mengikuti kegiatan magang.

Setelah menyelesaikan proses pendaftaran, peserta akan mengikuti uji kompetensi secara tatap muka di 21 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang berada dalam jaringan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Kemnaker.

"Setelah mendaftar secara online, pelaksanaan uji kompetensi dilakukan secara offline atau tatap muka di 21 Lembaga Sertifikasi Profesi melalui jaringan UPTP Kemnaker yang tersebar di berbagai daerah," ujar Yassierli.

Adapun sebanyak 21 UPTP tersebut terdiri atas enam Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP), yakni di Bandung, Bekasi, Makassar, Medan, Semarang, dan Serang.

Selain itu, terdapat 15 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), yaitu di Ambon, Banda Aceh, Bandung Barat, Bantaeng, Banyuwangi, Belitung, Kendari, Lombok Timur, Padang, Pangkep, Samarinda, Sidoarjo, Sorong, Surakarta, dan Ternate.

Yassierli menegaskan seluruh proses sertifikasi bagi alumni Magang Nasional tidak dipungut biaya dan diselenggarakan langsung di balai-balai pelatihan vokasi Kemnaker.

"Sertifikasi tersebut menjadi bukti valid atas keterampilan yang dikuasai sehingga memudahkan peserta untuk diserap oleh industri," kata dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Birokrasi Yes-Man: Ketika Loyalitas Mengalahkan Integritas
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Pangan Minggu (31/5/2026): Cabai Rawit Merah Tembus Rp92.405 per Kilogram
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
PT DSI Resmi Dibentuk, Bagaimana Kontribusi untuk Penerimaan Negara?
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Rafael Leao Umumkan Hengkang dari AC Milan Demi Tantangan Baru
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Seskab Teddy Langsung Rapat Bareng Mensos Usai Pulang dari Prancis
• 19 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.