Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Redam Ego demi Wujudkan Perdamaian Dunia

viva.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar mengajak seluruh umat beragama untuk mengendalikan ego sebagai upaya menciptakan kedamaian, baik dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, hingga di tingkat global.

Pesan tersebut disampaikan Nasaruddin saat menghadiri perayaan Hari Tri Suci Waisak 2570 T.B. di Wihara Ekayana Arama Indonesia Buddhist Centre, Duri Kepa, Jakarta Barat, Minggu, 31 Mei 2026.

Baca Juga :
Kata Menag Nasaruddin soal Prabowo Kurban Dibiayai APBN
Menag Tegaskan Idul Adha Tidak Sekadar Momen Ritual, Tapi Harus Saling Berbagi

Menurut dia, berbagai konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia berakar dari ego yang tidak terkendali. Karena itu, ajaran agama memiliki peran penting dalam membangun harmoni dan perdamaian.

"Kalau kita berhasil menjinakkan ego kita, bukan saja persoalan pribadi dan keluarga yang selesai, tetapi juga persoalan kemasyarakatan, kebangsaan, kenegaraan, bahkan dunia," ujar Nasaruddin Umar.

Perayaan Waisak di Wihara Ekayana Arama tahun ini diikuti sekitar 9.500 umat Buddha serta 28 biksu dan biksuni dari Sangha Agung Indonesia. Kegiatan diawali dengan prosesi pindapata dan puja bakti Waisak.

Sementara itu, Bhante Nyana Gupta mengatakan peringatan Waisak tidak hanya menjadi agenda tahunan keagamaan, tetapi juga momentum untuk mengimplementasikan nilai-nilai ajaran Buddha dalam kehidupan sehari-hari.

"Kita menekankan pentingnya cinta kasih sebagai salah satu aspek praktik umat Buddha yang dapat membawa perdamaian. Kehadiran Buddha hendaknya juga hadir dalam diri setiap orang," kata Bhante Nyana Gupta.

Ia menjelaskan, rangkaian perayaan Waisak tahun ini telah berlangsung hampir selama satu bulan. Berbagai kegiatan sosial dan spiritual digelar untuk melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.

Menurut dia, kegiatan tersebut meliputi aksi sosial berbagi kepada masyarakat, pendalaman Dharma, hingga aktivitas yang melibatkan generasi muda Buddha.

“Kita terinspirasi oleh teman-teman Muslim, kita juga mempraktikkannya dalam satu bulan, ya. Dan kegiatan-kegiatan lain ya, sebagai pendalaman Dharma, ya. Kegiatan anak muda, ya, dan nanti akan ditutup khusus dengan Waisak untuk remaja, ya. Nah, seperti itu,” tuturnya.

Adapun perayaan Waisak tahun ini mengusung tema "Menebar Cinta, Menumbuhkan Perdamaian Dunia" dengan subtema "Waisak Ingatkan Kita Cara Melepas Ego". Tema tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi umat untuk terus menanamkan nilai kebajikan, toleransi, dan persaudaraan dalam kehidupan berbangsa dan beragama.

Baca Juga :
Ribuan Jemaah Serbu Masjid Istiqlal Saat Idul Adha, Ada yang Berangkat dari Subuh Demi Salat Disana
Menag Pastikan Penyembelihan Hewan Kurban di Masjid Istiqlal Ramah Lingkungan: Tak Ada Satu Tetes Darah Masuk ke Sungai
Resmi! Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2026 Jatuh pada 27 Mei

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Serpihan Mortir Sisa Ledakan di Biak Papua Ditemukan, Begini Keterangan Polisi
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Penjelasan Purbaya soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Hanya untuk UMKM
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Sahroni Desak Polri-Kemenag Bentuk Satgas Anti Kekerasan Seksual di Ponpes: Kriminal Tameng Agama Harus Dihukum Berat
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Persib Diuji Jadwal Padat, ASEAN Club Championship Jadi Tantangan Berat Sang Juara
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Dua Eks Panglima TNI Kenang Ryamizard Ryacudu: Ramah dan Gak Ada Takutnya!
• 20 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.