Insiden tersebut langsung menjadi perhatian publik setelah Heru membagikan kondisi dirinya melalui media sosial. Dalam video yang diunggah ke akun Instagram pribadinya, terlihat area mata dan wajahnya mengalami pembengkakan serta kemerahan akibat paparan bisa ular tersebut.
Meski terbiasa berhadapan dengan berbagai jenis reptil, Heru mengakui kejadian kali ini menjadi salah satu pengalaman yang cukup berat. Ia bahkan menyebut hari itu sebagai hari yang kurang beruntung saat menjalankan aktivitas penyelamatan.
"Hari apes gak ada di Kalender Dapat sapaan dari Naja, Lebih berhati hati yo lurr di saat Resue Semangat Rescue... melayani dengan yang terbaik," tulis Heru pada keterangan unggahannya.
Baca Juga :
Arya Saloka Kembali Main Sinetron, Nyamar Jadi Tukang Ketoprak MisteriusUlar kobra dikenal memiliki mekanisme pertahanan unik berupa kemampuan menyemburkan bisa ke arah ancaman. Dalam sejumlah kasus, bisa yang mengenai mata dapat memicu rasa perih hebat, iritasi, pembengkakan, hingga gangguan penglihatan sementara apabila tidak segera ditangani dengan benar.
Heru mengungkapkan bahwa dampak yang dirasakannya cukup serius. Setelah terkena semburan bisa, ia mengalami kesulitan membuka mata selama berjam-jam. Sensasi panas dan lengket membuatnya merasakan nyeri yang cukup hebat.
"Kemarin sempat 18 jam enggak bisa melek. Mau melek sakit banget dan matanya itu lengket banget, rasanya panas," beber Heru.
Beruntung, ia segera melakukan pertolongan pertama dengan membilas mata menggunakan air mengalir. Langkah tersebut diketahui menjadi salah satu prosedur awal yang direkomendasikan ketika mata terpapar bisa ular kobra untuk mengurangi risiko kerusakan lebih lanjut.
Meski cairan bisa berhasil dibersihkan, Heru mengatakan jaringan saraf pada area mata sempat terdampak. Karena itu, ia memutuskan menjalani pemeriksaan dan perawatan medis guna memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik.
"Mataku kesembur (bisa kobra) lur, ini tadi kesembur bisa kobra, doain cepat pulih. Ini bisanya sudah keluar cuma bisanya tadi kena saraf-sarafnya, tadi penanganannya sudah benar dirembang pakai air mengalir, tinggal pemulihan kok," beber Heru.
Baca Juga :
5 Tanaman Pengusir Ular, Solusi Alami Rumah Lebih AmanSetelah sempat tidak bisa membuka mata selama sekitar 18 jam, Heru akhirnya dapat kembali melihat dengan normal. Kemerahan dan rasa perih yang sebelumnya mengganggu juga mulai menghilang.
"Puji Tuhan, sekarang aku bisa melek lagi. Mata merah juga hilang. Makasih ya lur ya (atas doanya). Buat kalian juga sehat selalu dan selalu hati-hati dalam setiap aktivitas. Safety first," lanjutnya.
Dalam unggahan lain, Heru kembali menjelaskan perkembangan kesehatannya sekaligus menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diberikan para pengikutnya di media sosial.
Ia juga menegaskan bahwa kondisinya kini jauh lebih baik dibanding saat pertama kali terkena semburan bisa. Menurutnya, doa dan dukungan dari masyarakat menjadi salah satu sumber semangat selama menjalani pemulihan.
"Berkat doa kalian sekarang aku melek lagi, sehat, nggak ada apa-apa, mata merah hilang, perih-perihnya hilang," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)





