jpnn.com - JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca hari ini Senin 1 Juni 2026. BMKG mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang, hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di sebagian besar kota besar di Indonesia.
Prakirawan W Annisa L dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang di Laut Natuna Utara hingga Laut China Selatan, Samudra Pasifik utara Papua Nugini, Sumatera Utara, Jambi hingga Selat Malaka, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, dari Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dari Papua Barat hingga Papua Barat Daya.
BACA JUGA: BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di Riau
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.
Oleh karena itu, BMKG memprakirakan beberapa kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang, yakni Serang, Bandung, Banjarmasin, Ternate, Ambon dan Nabire.
BACA JUGA: BMKG: Riau Berpotensi Diguyur Hujan hingga Dini Hari
Beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu Banda Aceh, Medan, Tanjungpinang, Tanjung Selor, Samarinda, Palangka Raya, Mamuju, Palu, Gorontalo, Manado, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke.
Kota besar yang diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, yakni Pekanbaru, Jambi, Pangkalpinang, Palembang, Bandar Lampung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Pontianak, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, dan Kendari.
BACA JUGA: Prakiraan Cuaca BMKG: 17 Wilayah di Indonesia Diguyur Hujan Hari Ini
Pada Sabtu (30/5), BMKG mengingatkan kewaspadaan bagi para pengguna jasa kelautan bahwa potensi gelombang tinggi hingga mencapai empat meter di beberapa wilayah perairan berisiko terhadap keselamatan pelayaran nasional.
Direktur Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo meminta seluruh operator transportasi laut, nakhoda, maupun nelayan tradisional untuk memperhatikan ambang batas aman operasional kapal selama periode 30 Mei hingga 2 Juni 2026.
"Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran.
Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi. (antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi
/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F12%2F05%2Fed6cfc07c7583862256d6f263e724cce-20251204PRI8HR.jpg)



