Jakarta, VIVA – Prancis telah meminta sidang darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) segera digelar, guna merespons operasi militer Israel di Lebanon selatan.
"Saya telah meminta dilakukan sidang darurat Dewan Keamanan PBB," kata Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot, Minggu, 31 Mei 2025
- aa.com.tr
Dia menggambarkan, tindakan Israel itu tidak dapat diterima, dan invasi ke negara tetangga itu merupakan "kesalahan serius".
"Tidak ada yang dapat membenarkan kelanjutan aksi militer Israel di Lebanon, atau penguasaan lebih jauh ke wilayah Lebanon oleh Israel," ujarnya.
Diketahui, sebelumnya pihak Israel menyatakan bahwa pasukan pertahanan Israel (IDF) telah merebut Kastil Beaufort yang strategis di Lebanon Selatan.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, kemudian memerintahkan pasukan militer setempat untuk memperluas operasi mereka melawan gerakan Lebanon, Hizbullah, sekaligus memperketat pengawasan atas wilayah-wilayah di Lebanon Selatan.
Serangan Israel yang semakin luas ke wilayah Lebanon dibalas dengan serangan roket yang semakin gencar dari Hizbullah, terhadap sejumlah kota di Israel. Sirene serangan udara telah berbunyi di Kiryat Shmona, Nahariya, Safed, Karmiel, dan tempat-tempat lain.
Komando Front Dalam Negeri telah memperketat aturan terkait kegiatan berkumpul dan lembaga pendidikan di wilayah utara. (Ant).





