Menko Perekonomian Pastikan PT DSI Akan Tertibkan Ekspor SDA Ilegal

suarasurabaya.net
10 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Koordinator bidang Perekonomian memastikan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) akan menertibkan praktik ekspor sumber daya alam (SDA) ilegal di Indonesia. Airlangga Hartarto Menko Perekonomian mengatakan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu akan menertibkan ekspor SDA strategis, sehingga pendapatan negara bisa bertambah ke depan.

“Dan kalau yang terkait dengan ekspor ilegal, yang namanya ilegal itu pasti akan ditertibkan. Dan salah satu yang dilakukan oleh PT DSI ini untuk memitigasi atau mengurangi jumlah daripada transaksi ilegal, transaksi under value, maupun under invoicing,” kata Airlangga di Jakarta, Minggu (31/5/2026)

Terkait dengan penarikan pajak, Airlangga mengatakan mekanismenya masih sama seperti sekarang. Di mana Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) akan mengawasi ekspor sawit, dan keluar masuknya ekspor SDA akan melalui Bea Cukai.

“Kemudian tadi pertanyaan yang kedua terkait dengan penarikan pajak ekspor, maupun bea keluar itu seluruhnya masih seperti yang ada sekarang, yaitu dengan di monitor oleh BPDP dan juga untuk keluar oleh Bea Cukai,” katanya.

Kinerja dari PT DSI juga akan dievaluasi 3 bulan ke depan.

“Kemudian tentu ini akan kita terus monitor sampai dengan evaluasi 3 bulan pertama. Jadi tujuannya adalah di pencatatan yang di bawah harga pasar,” pungkasnya,”

Sementara Kementerian Keuangan memastikan investor akan untung dari penerapan satu pintu ekspor di PT DSI sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) khusus ekspor.

Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan optimistis penerapan BUMN khusus ekspor itu juga akan berdampak positif terhadap pasar saham.

“Jadi kalau dia sekarang dilaporkan penuh ke perusahaannya, ya profitabilitasnya bisa naik cukup signifikan. Jadi itu berita positif ke pasar sebetulnya. Bukan negatif, malah positif. Ini mendisiplinkan supaya pemilik tidak menggarong perusahaan sendiri yang notabene go public. Jadi investor akan diuntungkan,” ujar Purbaya.

Ia memproyeksikan PT DSI akan memberikan keuntungan bagi penerimaan negara, perusahaan, eksportir, investor dan masyarakat. Karena PT DSI akan mengoptimalkan pendapatan di sektor ekspor komoditas strategi sumber daya alam (SDA), yaitu batu bara, minyak kelapa sawit mentah (CPO), dan paduan besi (ferro alloys).

“Kalau terhadap perusahaan-perusahaan go publik, pasti positif sekali yang DSI ini ya. Kenapa? Kan sebelumnya kalau praktek itu betul, kan Profitability dari perusahaan yang Go Public tadi sebagian digerus oleh pemilik,” ucapnya.

Purbaya menekankan, PT DSI akan bekerja untuk mencegah terjadinya transfer pricing dan under invoicing di sektor ekspor SDA.(lea/ham)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Salat dan Buka Puasa Makassar 1 Juni 2026
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ditinggal Yann Sommer, Kiper 32 Tahun Milik Lazio Tiba-tiba Kepincut Mau Gabung Inter Milan Musim Depan
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Wacana Bandara Husein Kembali Dibuka, Kertajati Kembali Diuji
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Sarwendah Bantah Persulit Ruben Onsu untuk Bertemu Anak
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Gara-gara Omongan Nova Arianto, Media Vietnam Langsung Yakin Bisa Kalahkan Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF 2026
• 23 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.