Polisi telah menetapkan tersangka pasangan suami-istri RM dan ER, owner wedding organizer (WO) di Jakarta Timur (Jaktim) yang diduga menipu puluhan calon pengantin. Polisi mengungkap motif RM dan ER menipu korbannya.
"Uang korban digunakan untuk menutupi acara pernikahan sebelumnya. Gali lubang tutup lubang," ujar Kasat Reskrim Timur AKBP Bayu Kurniawan kepada wartawan, Senin (1/6/2026).
RM dan ER diketahui menawarkan paket pernikahan kepada calon pengantin pertama. Namun harga dari paket yang ditawarkan ternyata tak bisa menutup biaya operasional.
Sehingga, RM dan ER menutupi kekurangan biaya operasional calon penegantin pertama dengan uang dari calon pengantin kedua dan seterusnya.
Bayu masih mendalami apakah ada uang hasil menipu yang digunakan RM dan ER untuk kebutuhan pribadi. "Masih dalam pendalaman," tutur Bayu.
Sejauh ini, kata Bayu, belum ada keterlibatan pegawai WO lain. "Belum ada," sambungnya.
(isa/gbr)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541755/original/022614200_1774891755-1.jpg)



