Harga Emas Turun Tipis di Tengah Ketidakpastian Gencatan Senjata Iran

metrotvnews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Chicago: Harga emas sedikit berubah dalam perdagangan Asia pada Senin karena investor mempertimbangkan negosiasi gencatan senjata Amerika Serikat (AS)-Iran yang terhenti di tengah kekhawatiran inflasi yang meningkat, yang telah memicu ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini.

Mengutip Investing.com, Senin, 1 Juni 2026, harga emas spot sebagai harga pasar emas dunia saat ini, turun tipis 0,2 persen menjadi USD4.529,62 per troy ons (satuan ukuran logam mulia global yang setara dengan 31,10 gram).

Sementara harga emas berjangka AS sebagai patokan harga emas dunia untuk kontrak beli atau jual emas di masa depan, turun 0,7 persen menjadi USD4.559,22 per troy ons.

Logam mulia tersebut mengakhiri pekan sebelumnya dengan kenaikan tipis karena harapan perpanjangan gencatan senjata antara AS dan Iran.
  Baca juga: Harga Emas Naik di Tengah Melemahnya Dolar AS   Ketidakpastian gencatan senjata
Sentimen pasar tetap berhati-hati setelah negosiasi mengenai gencatan senjata permanen antara Washington dan Teheran menunjukkan sedikit tanda-tanda terobosan.

Meskipun laporan pekan lalu menunjukkan kedua pihak sedang membahas perpanjangan gencatan senjata sementara dan pembukaan kembali jalur pelayaran melalui Selat Hormuz, isu-isu penting masih belum terselesaikan dan setiap kesepakatan akhir masih memerlukan persetujuan dari Presiden AS Donald Trump.

Sementara itu, Israel telah memperluas operasi militer di Lebanon terhadap kelompok Hizbullah yang didukung Iran, sehingga menimbulkan kekhawatiran ketegangan regional dapat kembali meningkat.

Di sisi lain, harga minyak mentah pulih pada perdagangan Senin setelah manuver militer terbaru Israel, memperkuat kekhawatiran biaya energi dapat tetap tinggi dan mempersulit upaya The Fed dalam memerangi inflasi.

Para investor semakin mengalihkan fokus mereka ke kemungkinan pengetatan kebijakan moneter AS lebih lanjut. Mereka sebelumnya mengharapkan pemotongan suku bunga sebelum perang dimulai. Tingkat suku bunga yang lebih tinggi cenderung membebani aset yang tidak menghasilkan imbal hasil seperti emas.

Sementara itu, indeks dolar AS naik tipis 0,2 persen pada perdagangan Asia, yang juga menekan harga emas batangan, karena membuat pembelian menggunakan mata uang lain menjadi lebih mahal.


(Ilustrasi pegerakan harga emas. Foto: dok Bappebti)
  Emas sempat turun tajam sebelum akhirnya pulih
Harga emas mengalami penurunan dalam beberapa sesi terakhir meskipun secara tradisional berperan sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian geopolitik dan inflasi.

Logam mulia ini jatuh ke level terendah dua bulan pekan lalu sebelum pulih karena pembicaraan gencatan senjata untuk sementara meredakan kekhawatiran atas konflik regional yang lebih luas.

Para pedagang kini mengamati dengan seksama pidato-pidato dari para pejabat Federal Reserve dan data ekonomi AS yang akan datang, termasuk indikator pasar tenaga kerja, untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang prospek suku bunga.

Di antara logam mulia lainnya, harga perak naik tipis 0,3 persen menjadi USD75,53 per troy ons, sementara platinum naik 1,0 persen menjadi USD1.939,95 per troy ons.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Bicara Ekonomi Pancasila, Pasal 33, dan Koperasi Angkat Rakyat dari Kemiskinan
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Shell Turunkan Harga Solar Menjadi Rp24.490 per Liter Mulai 1 Juni 2026
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Harga Minyak Global Memanas, Pasar Cemas Konflik Israel-Lebanon Meluas
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Prabowo Akan Hadiri Pemakaman Ryamizard Ryacudu di TMP Kalibata Besok
• 21 jam laludetik.com
thumb
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang
• 1 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.