Liputan6.com, Jakarta - Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026), dihadiri sejumlah mantan presiden dan wakil presiden. Dari pemantauan Youtuber Sekretariat Predisen, tampak hadir Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, dan Wapres ke-13 Ma'ruf Amin, serta Sorayam, stri Wapres ke-9 Hamzah Haz.
Advertisement
Presiden Prabowo Subianto yang memimpin upacara telah memasuki mimbar upacara pada pukul 09.56 WIB. Prabowo tampak berjalan diiringi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri saat menuju mimbar atau lokasi upacara.
Dalam sambutannya Prabowo menyapa mantan presiden dan wapres yang hadir. Sementara itu, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), tampak tidak hadir dalam upacara Hari Lahir Pancasila tahun ini.
Menurut informasi, mantan presiden SBY tengah berada di Bandung dalam rangkaian acara hingga hari ini, Senin 1 Juni 2026, sehingga tidak bisa hadir di Jakarta.
Sementara itu, dalam amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Pancasila lahir dari pengalaman, budaya dan cita-cita untuk bisa hidup dalam satu bangsa. Pancasila merupakan pegangan yang kokoh bagi bangsa Indonesia dan menjadi pedoman dalam kehidupan bernegara, termasuk dalam perekonomian nasional.
Menurut Presiden Prabowo, perekonomian Indonesia harus berdasarkan Pancasila yang berpihak kepada rakyat dan kekayaan Indonesia harus dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh masyarakat.
Selain upacara, rangkaian kegiatan juga mencakup pembacaan teks Pancasila, serta Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
Hari Lahir Pancasila 2026 yang mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia". Tema tahun ini menjadi pengingat bahwa menjaga persatuan bangsa tidak cukup hanya lewat slogan, melainkan harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, termasuk saat bermedia sosial.




