Pemukim Israel Kembali Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Yerusalem -

Para pemukim Israel kembali menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem pada Minggu (31/5) waktu setempat. Aksi ini dilakukan oleh para pemukim Yahudi di bawah perlindungan Kepolisian Israel, juga di tengah peringatan Palestina tentang rencana "Yahudisasi" kompleks suci umat Muslim tersebut.

Direktur Departemen Media pada Otoritas Yerusalem, Omar Rajoub, seperti dilansir Anadolu Agency dan Middle East Monitor, Senin (1/6/2026), mengatakan bahwa para pemukim Yahudi itu juga mengibarkan bendera Israel di halaman Masjid Al-Aqsa.

"Pengibaran bendera Israel di dalam halaman Masjid Al-Aqsa, bersamaan dengan melakukan ritual provokatif, adalah bagian dari kebijakan resmi Israel yang sistematis dan disengaja yang dipimpin oleh pemerintah pendudukan ekstremis," sebut Rajoub saat berbicara kepada Anadolu Agency.

"Praktik-praktik ini bertujuan untuk memaksakan realitas baru di Yerusalem Timur yang diduduki dan merusak status quo historis dan legal di Masjid Al-Aqsa," ujarnya.

Baca juga: Sekelompok Pemukim Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa, Serang 2 Penjaga

Rajoub memperingatkan bahwa "tindakan para pemukim di dalam Masjid Al-Aqsa adalah bagian dari rencana kolonial yang sedang berlangsung yang menargetkan pembagian spasial dan temporal masjid, Yahudisasi kota ini untuk menghapus identitas keagamaan dan historisnya, dan perubahan karakter hukum, budaya, dan demografisnya".

Lebih lanjut, Rajoub menyebut penyerbuan yang dilakukan para pemukim Israel di bawah perlindungan polisi itu merupakan "pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional" dan "melukai perasaan warga Palestina serta jutaan umat Muslim di seluruh dunia"

Dia memperingatkan dampak dari pelanggaran tersebut, yang digambarkan sebagai "serius, berulang, dan tidak dapat diterima".

"Pemerintah Israel sepenuhnya bertanggung jawab atas eskalasi berbahaya ini," sebut Rajoub dalam pernyataannya.




(nvc/idh)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Publik Diminta tak Terburu-buru Simpulkan Kondisi Ekonomi Hanya Merujuk Nilai Tukar Rupiah
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Iran Siapkan Pemakaman Akbar Ayatollah Ali Khamenei Setelah 3 Bulan
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Pasca Libur Idul Adha, 20 Ribu Penumpang Whoosh Diprediksi Kembali dari Bandung ke Jakarta
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
Menengok Perayaan Waisak di Wihara Ekayana Arama Jakbar
• 22 jam laludetik.com
thumb
Harga Sawit di Tingkat Petani Turun, Harga Minyak Goreng di Ritel Naik
• 12 menit lalukompas.id
Berhasil disimpan.